![]() |
| Ilustrasi pencurian sepeda motor. (Net) |
Nuansametro.com - Karawang | Keresahan mendalam melanda warga Perumahan De Keraton, Desa Pancawari, Kecamatan Klari. Selama dua bulan berturut-turut, kasus pencurian sepeda motor terus terjadi berulang di berbagai blok kawasan perumahan tersebut.
Rekapitulasi Kejadian, Pola Yang Mengkhawatirkan
Berdasarkan catatan warga, berikut daftar kejadian yang telah terjadi:
Bulan September 2026 — 4 Kasus:
- 1 September — Blok N
- 9 September — Blok G
- 23 September — Blok B
- 28 September — Blok G
Bulan Oktober 2026 — 4 Kasus:
- 11 Oktober — Blok H
- 21 Oktober — Blok D
- 23 Oktober — Blok R
- 31 Oktober — Blok A
Pertanyaan Warga: Keamanan Seperti Apa yang Dijanjikan?
Yang paling mengkhawatirkan, angka kejadian tidak menunjukkan penurunan sama sekali. Bahkan pada akhir Oktober tepatnya tanggal 31, pencurian masih saja terjadi. Artinya, langkah pencegahan yang ada sejauh ini belum membuahkan hasil.
Seorang warga yang meminta tidak disebutkan namanya menyampaikan kekhawatirannya.
"Setiap bulan ada saja yang hilang. Pencurian terjadi di blok yang berbeda-beda, seolah-olah pelaku tahu di mana keamanan paling lemah. Kami pulang kerja sudah was-was memarkir motor. Pertanyaannya, apakah pengelola perumahan sudah menindaklanjuti? Apakah aparat keamanan lingkungan sudah diperkuat? Dan mengapa pola ini terus berulang?"
Pencurian Terjadi Malam Hari di Depan Rumah
Sebagian besar kejadian dilaporkan berlangsung pada malam atau dini hari, kendaraan yang diparkir di halaman maupun area parkir terbuka depan rumah tiba-tiba hilang tanpa suara.
Hingga saat ini belum ada informasi apakah pelaku berhasil teridentifikasi atau kendaraan berhasil ditemukan.
Langkah Konkret Sangat Dinantikan
Warga berharap pengelola perumahan bersama pihak berwenang segera mengambil langkah nyata, memperketat patroli, memperbaiki sistem pencatatan akses keluar-masuk, memasang titik pengawasan yang memadai, serta memfasilitasi laporan bersama ke pihak kepolisian.
Karena keamanan bukan sekadar janji saat memasarkan unit rumah, melainkan kebutuhan mendasar setiap penghuni setiap harinya.
"Jangan tunggu motor ke-9 hilang baru bergerak. Semakin lama dibiarkan, semakin berani pelakunya. Ini bukan lagi kerugian materi semata, tapi rasa aman kami yang dirampas," tegas warga. (***)

0 Komentar