Headline News

Tepis Tuduhan Manipulasi, Ebeh Halim: "Hasil CAT Pilkades Karawang Terbuka, Hitungannya Objektif"

Foto : Ketua DPD PAPDESI Jawa Barat, H. Abdul Halim Sukairi yang atau akrab disapa Ebeh Halim

Nuansametro.com - Karawang | Menanggapi gelombang tuduhan adanya 'permainan', kebocoran soal, hingga intervensi pejabat dalam proses seleksi calon kepala desa di Kabupaten Karawang, Ketua DPD PAPDESI Jawa Barat, H. Abdul Halim Sukairi yang atau akrab disapa Ebeh Halim, angkat bicara. 

Ia menegaskan seluruh proses seleksi berjalan transparan dan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Ebeh Halim yang juga ayah dari salah satu kandidat Calon Kades Desa Duren, Regy Juniar Caesar, meminta seluruh pihak tidak menafsirkan hasil seleksi secara sepihak dan tendensius.

Seleksi Berbasis CAT, Hasil Langsung Terbuka

"Semua dilakukan secara digital menggunakan sistem CAT. Saat seleksi berlangsung, nilai masing-masing kandidat langsung terlihat di layar monitor peserta pada hari itu juga. 

Hasilnya sangat transparan dan mengikuti prosedur. Jadi jangan terlalu tendensius menyikapi hasil seleksi ini," tegas Ebeh Halim, Selasa (27/10/2026).

Untuk memperjelas proses penilaian, Ebeh Halim memaparkan skema perhitungan yang berlandaskan Peraturan Bupati Karawang:

-  Nilai dasar ujian CAT: 76

-  Bobot tambahan (pengalaman, pendidikan, usia): +8 poin

-  Nilai akhir total: 84

-  Kandidat lain yang lolos meraih total nilai: 93

"Semua ada rumus dan landasan hukumnya. Tidak ada yang dirahasiakan," jelasnya.

Pertemuan dengan Kadis DPMD Murni Silaturahmi

Terkait beredarnya isu pertemuan dirinya dengan Kepala Dinas DPMD Karawang menjelang seleksi, Ebeh Halim menegaskan pertemuan tersebut bukan diatur sebelumnya.

"Itu murni kebetulan saat berkunjung ke daerah. Pak Kadis kebetulan mampir juga. Kami bersilaturahmi secara terbuka, disaksikan banyak orang. Tidak ada pembahasan khusus terkait kebijakan seleksi apapun," lanjutnya.

Imbauan Kondusivitas, Berpolitik Secara Santun dan Beretika

Ebeh Halim mengimbau masyarakat Desa Duren dan seluruh pihak yang terlibat untuk tetap menjaga kerukunan.

 "Mari kita berpolitik secara santun dan beretika. Jangan mudah terprovokasi isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Semua proses sudah ada mekanismenya. Mari kita junjung kedamaian di tengah masyarakat," pesannya.

 

• Fitri

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro