![]() |
| Foto : Pelaksanaan pengambilan nomor urut di kantor kecamatan Pedes |
Nuansanetro.com - Karawang | Pengamanan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Karawang mulai diperkuat. Polsek Pedes bersama unsur pemerintah kecamatan dan TNI mengambil langkah antisipatif untuk mencegah potensi konflik antarpendukung calon kepala desa, seiring memasuki tahapan penetapan calon dan pengundian nomor urut.
Komitmen tersebut terlihat saat Kapolsek Pedes AKP M. Wasis menghadiri pengambilan nomor urut calon Kepala Desa Karangjaya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, di aula Kantor Kecamatan Pedes, Kamis (15/10/2026), pukul 08.00 WIB.
Pelaksanaan pengambilan nomor urut di kantor kecamatan tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan panitia Pilkades di tiga desa, yakni Karangjaya, Dongkal, dan Sungaibuntu. Ketiganya dijadwalkan mengikuti tahapan Pilkades di wilayah Kecamatan Pedes.
Dalam momentum politik tingkat desa ini, aparat keamanan tidak hanya berfokus pada pengamanan kegiatan, tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan agar perbedaan pilihan politik tidak berkembang menjadi gesekan di tengah masyarakat.
Kapolsek Pedes AKP M. Wasis mengatakan, pihaknya bersama Camat Pedes, Danramil, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk meminimalkan potensi konflik selama tahapan Pilkades berlangsung.
“Memasuki tahapan penetapan calon dan pengundian nomor urut, kami bersama unsur kecamatan, Koramil, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas sudah melakukan langkah-langkah mitigasi serta pencegahan guna meminimalkan kemungkinan terjadinya konflik antarpendukung calon,” ujarnya.
Ia mengapresiasi pelaksanaan pengambilan nomor urut calon Kepala Desa Karangjaya yang berlangsung aman dan kondusif. Menurutnya, situasi tersebut tidak terlepas dari komitmen bersama untuk tidak membawa massa pendukung ke lokasi kegiatan.
Wasis berharap kesepakatan serupa dapat diterapkan dalam tahapan pengundian nomor urut calon kepala desa di Desa Sungaibuntu dan Dongkal.
“Kami berharap pelaksanaan di Desa Sungaibuntu dan Dongkal juga mengikuti kesepakatan bersama antara calon, panitia, dan BPD untuk tidak membawa massa saat pengambilan nomor urut.
Ini penting sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi gesekan maupun konflik antarpendukung,” tegasnya.
Sinergi Jadi Kunci, Jangan Biarkan Perbedaan Pilihan Memicu Konflik
Menurut Wasis, keberhasilan menjaga keamanan Pilkades bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah kecamatan, TNI-Polri, panitia penyelenggara, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Ia menilai, komitmen seluruh pihak untuk menjaga ketertiban harus terus dipertahankan, terutama ketika persaingan antarkandidat mulai menghangat menjelang pemungutan suara.
“Alhamdulillah, berkat sinergitas semua pihak, situasi Kecamatan Pedes sampai saat ini masih kondusif. Mudah-mudahan seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan lancar, aman, dan sukses tanpa ekses,” ungkapnya.
Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pilkades, upaya menjaga stabilitas keamanan menjadi hal penting agar masyarakat dapat menentukan pilihan secara demokratis tanpa tekanan maupun intimidasi.
Pilkades yang aman bukan semata-mata ditandai dengan lancarnya pengundian nomor urut, tetapi juga dengan terjaganya persaudaraan dan kerukunan warga hingga seluruh tahapan pemilihan selesai.
Polsek Pedes pun mengharapkan seluruh calon kepala desa, tim pendukung, panitia, dan masyarakat tetap mengedepankan kedewasaan politik serta menghormati setiap tahapan yang telah ditetapkan.
(Zis)

0 Komentar