Headline News

Gebyar BAPOPSI Pedes, 125 Atlit SD Berlaga di Ajang Cari Bibit Unggul Karawang

Foto : Gebyar Badan Pembinaan Olahraga dan Seni (BAPOPSI) Kecamatan Pedes resmi dibuka, Rabu (21/10/2026), di halaman SDN Payungsari I, Kabupaten Karawang.

Nuansametro.com - Karawang | Gebyar Badan Pembinaan Olahraga dan Seni (BAPOPSI) Kecamatan Pedes resmi dibuka, Rabu (21/10/2026), di halaman SDN Payungsari I, Kabupaten Karawang. Sebanyak 125 atlit putra dan putri yang mewakili 40 SD se-kecamatan siap bersaing secara sehat dalam tiga pilar kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), dan cabang olahraga tradisional.

Ketua BAPOPSI Kecamatan Pedes, Muhadi, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan panggung pembinaan dan penemuan bibit unggul yang akan mewakili Kecamatan Pedes di ajang tingkat Kabupaten tahun mendatang.

"Seluruh 40 SD di Kecamatan Pedes telah mengirimkan utusan mereka. Ada 13 cabang yang dipertandingkan dalam dua hari ini," ungkap Muhadi.

Pada hari pertama, peserta mempertandingkan cabang O2SN meliputi pencak silat, bola voli, dan atletik untuk kategori putra maupun putri. 

Sementara itu, panggung FLS3N menampilkan lomba kriya, tari kreasi, menggambar bercerita, dan vokal tunggal.

Hari kedua akan menjadi ajang unjuk gigi cabang olahraga tradisional yang menjadi kebanggaan warga setempat: dagongan, hadang, tarompah, supitan, dan enggrang.

Muhadi menegaskan cabang hadang tetap menjadi andalan utama, mengingat tahun lalu cabang ini sukses mengharumkan nama Kecamatan Pedes hingga ke tingkat Provinsi. Selain hadang, BAPOPSI Pedes juga menargetkan peningkatan prestasi pada cabang supitan dan kriya.

"Tahun lalu cabang hadang sudah membuktikan diri hingga ke tingkat Provinsi. Sekarang kami pertahankan itu, sekaligus memoles potensi di cabang supitan dan kriya. Harapannya, lebih banyak cabang dari Pedes bisa tampil di tingkat Kabupaten," ujarnya.

Di akhir pembukaan, Muhadi mengingatkan seluruh atlit untuk menjaga semangat juang tanpa melupakan etika bertanding.

"Bertandinglah dengan sportivitas. Tingkatkan prestasi, namun ingat: di ajang ini kejujuran dan kerukunan lebih utama daripada sekadar piala," pesannya kepada seluruh peserta.

 

 • ZIS 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro