Headline News

FABEM Bogor Raya Gelar Aksi Unjuk Rasa di Gedung KPK, Desak Bupati Bogor Diperiksa

Foto : Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) se-Bogor Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK, Rabu (15/10/2026). (Istimewa) 

Nuansametro.com - Jakarta | Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) se-Bogor Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK, Rabu (15/10/2026). Mereka menuntut penegakan hukum yang menyeluruh dalam empat perkara dugaan korupsi besar di Kabupaten Bogor, dan mendesak KPK memeriksa Bupati Bogor Rudy Susmanto terkait sejumlah perkara tersebut.

Empat Perkara Besar Disorot

FABEM menyoroti:

- Dugaan Suap HGB Summarecon, 8 tersangka, barang bukti Rp106,3 miliar. Bupati Bogor diketahui menandatangani 9 siteplan proyek tersebut

-  Dugaan Pemotongan Upah Pungut Bappenda, Rp1,5 miliar diamankan sejak Agustus, namun belum ada tersangka hingga kini

- Dugaan Korupsi RSUD Parung, Anggaran Rp93 miliar, kerugian negara Rp9,1 miliar, 1 ASN tersangka

- Dugaan Korupsi Pengadaan Dinas Pendidikan, Termasuk proyek smartboard, KPK sudah geledah kantor dinas

"Jangan Hanya ke Pelaksana Teknis"

Koordinator Lapangan FABEM Bogor Raya, Isanudin, menegaskan penindakan tidak boleh berhenti di tingkat bawah. 

"Kami minta KPK telusuri rantai perintah, aliran uang, dan peran pejabat di atasnya. Jangan hanya pelaksana teknis yang disasar," ujarnya.

FABEM secara khusus mendesak KPK segera memeriksa Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi dalam tiga perkara yang sedang disidik. 

Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan pemanggilan Bupati sepenuhnya kewenangan penyidik, dilakukan jika dibutuhkan untuk konstruksi perkara.

Aksi berlangsung tertib, perwakilan diterima Humas KPK, dan massa membubarkan diri secara damai. KPK hingga saat ini masih mengumpulkan dan menguji alat bukti dalam keempat perkara tersebut.

 

 •np

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro