Nuansametro.com - Cirebon | Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada penguasaan teknologi. Penguatan kemampuan akademik, karakter, wawasan, serta etika peserta didik juga menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang mampu menghadapi tantangan zaman.
Semangat tersebut coba diwujudkan SMPN 1 Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, melalui kegiatan cerdas cermat tingkat SD/MI yang digelar dalam rangka memperingati hari jadi sekolah.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 8–9 September 2026, tersebut menjadi agenda yang telah memasuki pelaksanaan untuk ketiga kalinya.
Jika pada awalnya hanya melibatkan peserta dalam lingkup satu kecamatan, kini kegiatan tersebut berkembang dengan melibatkan sekolah dari lima kecamatan.
Kegiatan diikuti 22 SDN dan MI yang berada di wilayah Subrayon 7. Wilayah tersebut mencakup Kecamatan Susukan, Gegesik, Arjawinangun, Panguragan, dan Kaliwedi.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Ronni, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kompetisi akademik seperti cerdas cermat dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengasah sekaligus memperdalam kemampuan akademiknya.
“Saya sangat mendukung diadakannya cerdas cermat dalam rangka menyambut hari jadi SMPN 1 Kaliwedi, karena siswa dan siswi bisa memperdalam ilmu akademiknya,” ujar Ronni.
Kepala SMPN 1 Kaliwedi, H. Basir, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan untuk memperebutkan hadiah.
Lebih dari itu, cerdas cermat diharapkan mampu menjadi sarana untuk membangun keberanian, wawasan, daya pikir, serta semangat berkompetisi secara sehat sejak usia sekolah dasar.
Ia menjelaskan, pelaksanaan tahun ini merupakan pengembangan dari kegiatan serupa yang sebelumnya hanya berada pada lingkup satu kecamatan.
“Awalnya kegiatan ini hanya tingkat satu kecamatan. Sekarang sudah berkembang menjadi lima kecamatan dan pesertanya mencapai 22 SDN dan MI,” ungkap Basir.
Menurut Basir, keberhasilan pelaksanaan selama tiga tahun terakhir juga menjadi modal untuk memperluas jangkauan kegiatan pada tahun mendatang.
Rencananya, SMPN 1 Kaliwedi akan menggandeng Subrayon 6, sehingga cakupan peserta tidak lagi terbatas pada wilayah Subrayon 7.
“Insyaallah tahun depan akan kami perluas. Tidak hanya dari Subrayon 7 atau lima kecamatan, tetapi akan bekerja sama dengan Subrayon 6,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, dewan juri berasal dari jajaran guru SMPN 1 Kaliwedi. Mereka antara lain Juri Rohim sebagai pembaca soal, serta Ilhan dan Priyanto yang bertugas memberikan penilaian.
Selain menjadi ajang menguji kemampuan akademik, kegiatan tersebut juga mendapat respons positif dari para guru pendamping.
Mereka menilai kompetisi semacam ini dapat memberikan pengalaman sekaligus menambah wawasan peserta didik di luar pembelajaran rutin di ruang kelas.
Adapun penghargaan yang disiapkan bagi para pemenang berupa piala, medali, sertifikat, serta uang pembinaan.
Juara pertama memperoleh uang pembinaan sebesar Rp750 ribu, juara kedua Rp600 ribu, dan juara ketiga Rp450 ribu. Sementara kategori harapan memperoleh uang pembinaan sebesar Rp300 ribu.
Fotob: Kepala SMPN 1 Kaliwedi, H. BasirPihak sekolah menyebut pembiayaan kegiatan tersebut tidak sepenuhnya bersumber dari dana BOS, sehingga pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan dukungan pendanaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Momentum hari jadi SMPN 1 Kaliwedi pun tidak hanya dijadikan sebagai seremoni tahunan. Sekolah berupaya menjadikannya sebagai ruang untuk membangun tradisi akademik dan mempertemukan siswa-siswa berprestasi dari berbagai sekolah.
Di tengah tantangan pendidikan pada era digital, kegiatan seperti cerdas cermat menjadi salah satu upaya untuk memastikan kemampuan berpikir, wawasan, karakter, dan etika peserta didik tetap mendapat ruang yang kuat dalam proses pendidikan.
Bagi SMPN 1 Kaliwedi, bertambah luasnya peserta dari tahun ke tahun menjadi sinyal bahwa tradisi kompetisi akademik tersebut memiliki potensi untuk terus dikembangkan menjadi agenda pendidikan yang lebih besar di Kabupaten Cirebon.
• semi
0 Komentar