![]() |
| Foto : Guitar Community of Indonesia (GCI) Regional DKI Jakarta siap menggelar Rocktober Guitar Space Session 3 |
Nuansametro.com - JAKARTA | Panggung musik gitar kembali bergairah. Guitar Community of Indonesia (GCI) Regional DKI Jakarta siap menggelar Rocktober Guitar Space Session 3, ajang musik tahunan yang menjadi ruang ekspresi sekaligus temu komunitas bagi para pecinta gitar, bass, dan vokal.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 Oktober 2026 mulai pukul 12.00 WIB di Taman Palem Mall, Jakarta Barat.
Lokasi tersebut kembali dipilih setelah penyelenggaraan tahun sebelumnya mendapat sambutan positif dari peserta, penonton, komunitas musik, hingga pengelola pusat perbelanjaan.
Mengusung semangat memperluas ruang kreativitas, Rocktober Guitar Space Session 3 tidak hanya menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga wadah bagi musisi untuk membangun jejaring, bertukar pengalaman, sekaligus memperkenalkan karya mereka kepada publik.
Menariknya, pada penyelenggaraan tahun ini peserta diperbolehkan menggunakan iringan minus one.
Kebijakan tersebut menjadi terobosan bagi musisi yang belum memiliki formasi band lengkap namun tetap ingin tampil dan menunjukkan kemampuan bermusik di atas panggung.
Ketua GCI Regional DKI Jakarta, Mairoji Eka Saputra, mengatakan penyelenggaraan Rocktober Guitar Space Session 3 merupakan bagian dari komitmen komunitas untuk terus menghidupkan ekosistem musik gitar, khususnya di wilayah Jakarta.
“Kami sangat bangga dan bersyukur dapat kembali menyelenggarakan Rocktober Guitar Space Session 3 di Taman Palem Mall, tempat yang sama dengan tahun lalu. Dukungan yang kami terima edisi sebelumnya benar-benar luar biasa dari peserta, penonton, hingga pihak pengelola mall yang sangat suportif,” ujar Mairoji saat dihubungi melalui WhatsApp, Minggu (6/9/2026).
Menurutnya, antusiasme pada penyelenggaraan sebelumnya menjadi modal penting bagi GCI untuk menghadirkan konsep yang lebih matang dan terbuka bagi lebih banyak kalangan.
Mairoji menegaskan, Rocktober Guitar Space Session 3 tidak dirancang sebagai panggung eksklusif bagi musisi yang sudah memiliki nama.
Sebaliknya, GCI ingin menciptakan ruang yang dapat diakses musisi dari berbagai tingkatan pengalaman.
“Kami ingin memberikan ruang yang inklusif dan suportif bagi setiap musisi, dari pemula hingga yang sudah berpengalaman. Rocktober Guitar Space Session 3 bukan sekadar ajang tampil, melainkan ruang silaturahmi, belajar, dan tumbuh bersama sesama pecinta musik,” katanya.
Ia menambahkan, diperbolehkannya penggunaan minus one diharapkan mampu menghilangkan salah satu kendala bagi musisi solo yang selama ini terkendala formasi band.
“Dengan diperbolehkannya penggunaan minus one, kami berharap semakin banyak yang berani tampil dan mengekspresikan karya musiknya sendiri. Ini adalah rumah bersama bagi kita semua yang mencintai musik,” imbuhnya.
Selain pertunjukan musik, GCI juga menyiapkan ruang interaksi antarkomunitas.
Peserta dan pengunjung nantinya dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk bertukar wawasan, membangun jaringan, serta mempererat hubungan antarpelaku dan pecinta musik di Jakarta Barat dan sekitarnya.
GCI juga berencana menghadirkan sesi berbagi ilmu dan diskusi santai mengenai perkembangan musik gitar di Indonesia, sehingga kegiatan tidak berhenti sebatas pertunjukan di atas panggung.
Pendaftaran peserta saat ini telah dibuka secara terbuka. GCI mengajak para solois gitar, bass, vokal maupun pecinta musik lainnya untuk mengambil bagian dalam gelaran tersebut.
Rocktober Guitar Space Session 3 diharapkan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan menjadi salah satu ruang konsisten untuk menjaga denyut kreativitas musisi sekaligus memperkuat ekosistem musik gitar di Indonesia.
Dengan konsep yang lebih inklusif dan kesempatan tampil yang semakin terbuka, GCI ingin membuktikan bahwa panggung musik tidak harus selalu menunggu seseorang menjadi besar.
Panggung justru bisa menjadi tempat bagi talenta-talenta baru untuk mulai dikenal.
• Irfan Sahab

0 Komentar