![]() |
| Foto : Dudin diantar ribuan warga pendukung menuju Sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bengle, Rabu (9/9/2026). |
Nuansametro.com - Karawang | Dukungan terhadap Dudin Rohaendi, yang akrab disapa KDR, sebagai bakal calon Kepala Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, periode 2026–2034, mulai menunjukkan kekuatan signifikan.
Bukan sekadar datang mendaftar seorang diri, Dudin diantar ribuan warga pendukung menuju Sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bengle, Rabu (9/9/2026).
Ribuan massa bergerak dari kediaman Dudin dengan tertib. Lantunan shalawat Nabi Muhammad SAW turut mengiringi perjalanan menuju lokasi pendaftaran.
Antusiasme warga tampak mewarnai prosesi tersebut dalam suasana penuh kekeluargaan.
Besarnya jumlah warga yang mengantar menjadi sinyal bahwa kontestasi Pilkades Bengle berpotensi berlangsung sengit.
Dukungan massa juga menjadi modal sosial bagi Dudin untuk memasuki arena perebutan kursi kepala desa.
Di hadapan pendukungnya, Dudin menegaskan bahwa pencalonannya bukan semata-mata ambisi pribadi. Ia mengklaim keputusan maju merupakan buah dari aspirasi dan dorongan masyarakat.
“Ini bukan tentang saya pribadi. Ini tentang kita bersama membangun Bengle. Saya maju karena dipanggil oleh masyarakat. Mohon doa restu agar diberi kekuatan untuk mengabdi menuju Bengle Juara,” tegas Dudin.
Jika dipercaya masyarakat memimpin Desa Bengle, Dudin menyatakan akan membawa tiga agenda utama sebagai prioritas pemerintahannya.
Pertama, mendorong pemerintahan desa yang transparan. Kedua, menggerakkan ekonomi desa melalui penguatan UMKM. Ketiga, menempatkan pemuda dan pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan desa.
Tiga agenda tersebut menjadi tawaran politik Dudin kepada masyarakat Bengle di tengah momentum Pilkades yang semakin dekat.
Namun, besarnya dukungan massa tentu akan diuji dalam proses demokrasi sesungguhnya. Antusiasme saat pendaftaran harus dibuktikan melalui dukungan masyarakat dalam pemungutan suara.
Sementara itu, Panitia Pilkades Desa Bengle memastikan proses pendaftaran bakal calon kepala desa berjalan sesuai ketentuan. Pendaftaran masih dibuka hingga 10 September 2026.
Tim pemenangan Dudin Rohaendi juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan dan kondusivitas selama tahapan Pilkades berlangsung.
Pesan tersebut menjadi penting, sebab pesta demokrasi tingkat desa bukan hanya soal memenangkan kontestasi, tetapi juga memastikan perbedaan pilihan tidak berubah menjadi konflik di tengah masyarakat.
Dengan iring-iringan ribuan pendukung pada hari pendaftaran, nama Dudin Rohaendi kini menjadi salah satu figur yang patut diperhitungkan dalam pertarungan Pilkades Bengle.
Pertanyaannya, apakah besarnya gelombang dukungan saat pendaftaran akan berbanding lurus dengan kekuatan suara pada hari pencoblosan?
• Irfan Sahab

0 Komentar