Headline News

Revitalisasi SMP Al-Inayah Rp2,1 Miliar Dikebut Dengan Standar K3

Foto : Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMP Al-Inayah Kutamukti  menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di tengah berlangsungnya pekerjaan konstruksi.

Nuansametro.com - Karawang | Pelaksanaan pembangunan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMP Al-Inayah Kutamukti, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, menjadi perhatian, terutama terkait penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di tengah berlangsungnya pekerjaan konstruksi.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, program tersebut merupakan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. 

Pekerjaan memiliki durasi pelaksanaan 120 hari, terhitung sejak Agustus hingga Desember 2026, dengan nilai bantuan mencapai Rp2.122.660.000.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pekerja telah menggunakan alat pelindung diri (APD) saat menjalankan aktivitas pembangunan. 

Rambu-rambu peringatan keselamatan juga terlihat dipasang di sekitar area proyek sebagai penanda sekaligus pembatas agar warga maupun pihak yang tidak berkepentingan tidak masuk ke zona pekerjaan secara sembarangan.

Penerapan K3 menjadi aspek penting dalam pekerjaan konstruksi, terlebih lokasi pembangunan berada di lingkungan satuan pendidikan yang masih beraktivitas. 

Pengamanan area kerja tidak hanya berkaitan dengan keselamatan pekerja, tetapi juga menyangkut keamanan siswa, tenaga pendidik, serta masyarakat di sekitar sekolah.

Kepala SMP Al-Inayah Kutamukti, Hj. Yayah Qusiyah, menegaskan pihak sekolah memastikan pelaksanaan pembangunan mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan.

“Kita sesuai RAB dan semua pekerjaan mematuhi peraturan pemerintah yang sudah ditetapkan,” ujar Hj. Yayah Qusiyah.

Menurutnya, aspek keselamatan selama proses pembangunan turut menjadi perhatian pihak sekolah. Penggunaan APD oleh pekerja dan pemasangan rambu keselamatan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan selama proyek berlangsung.

Dengan nilai bantuan lebih dari Rp2,1 miliar, pelaksanaan revitalisasi tersebut menjadi bagian penting dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. 

Karena itu, kesesuaian pekerjaan dengan rencana anggaran biaya (RAB), ketentuan teknis, serta standar keselamatan menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian sepanjang proses pembangunan hingga pekerjaan dinyatakan selesai.

Pihak sekolah berharap revitalisasi dapat berjalan sesuai perencanaan, selesai tepat waktu, serta menghasilkan sarana pendidikan yang aman dan layak digunakan.

Dengan demikian, bukan hanya hasil akhir bangunan yang menjadi ukuran, tetapi juga bagaimana proses pembangunan dilaksanakan secara tertib, transparan, dan mengedepankan keselamatan kerja.


• Rojak 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro