Headline News

Ratusan Pendukung Antar Dadang Sumardi Daftar Pilkades Karangsinom 2026

Foto : Dadang Sumardi saat menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia Pilkades.

Nuansametro.com - Karawang | Panggung Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karangsinom, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, mulai bergeliat. Hingga Minggu (6/9/2026), baru satu bakal calon yang resmi menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia, yakni Dadang Sumardi.

Datang dengan berjalan kaki dan diiringi ratusan warga, relawan serta pendukung, Dadang menyambangi sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) Karangsinom yang berada di aula Desa Karangsinom, Minggu pagi.

Kehadiran rombongan besar tersebut menjadi sinyal awal bahwa kontestasi Pilkades Karangsinom 2026 mulai memasuki fase persaingan politik di tingkat desa.

Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Karangsinom, Zae Saepudin, membenarkan bahwa Dadang menjadi bakal calon pertama yang menyerahkan berkas pendaftaran.

“Hari Minggu tanggal 6 September 2026, kami panitia menerima kedatangan Dadang Sumardi, bakal calon kepala Desa Karangsinom,” ujar Zae kepada awak media.

Meski telah menyerahkan berkas, Zae mengungkapkan bahwa dokumen persyaratan Dadang belum seluruhnya lengkap. 

Namun, kondisi tersebut masih memungkinkan diperbaiki karena tahapan verifikasi administrasi baru akan berlangsung pada 11–21 September 2026.

“Sudah diserahkan Dadang Sumardi, hanya saja yang kurang-kurangnya harus dipenuhi sesuai tahapan. Proses verifikasi dan administrasi dimulai tanggal 11 sampai 21 September 2026,” jelasnya.

21 Persyaratan Jadi Tahapan Awal

Panitia memastikan seluruh bakal calon wajib memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditentukan. 

Berdasarkan Peraturan Bupati Karawang tahun 2021 yang dirujuk panitia, terdapat 21 dokumen persyaratan yang harus dipenuhi bakal calon.

Zae menegaskan, panitia tidak akan memberikan perlakuan khusus kepada bakal calon mana pun. Seluruh dokumen akan melalui proses pemeriksaan sesuai ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan.

“SesuaI dengan Peraturan Bupati tahun 2021, ada 21 dokumen yang harus dipenuhi para calon,” katanya.

Ia juga memastikan seluruh proses pendaftaran dilakukan secara terbuka. Masyarakat, media, BPD hingga unsur kepolisian dipersilakan menyaksikan tahapan tersebut.

“Kami terbuka dalam proses pendaftaran. Seperti yang terlihat hari ini, prosesnya dapat disaksikan siapa saja, termasuk rekan-rekan media, BPD serta kepolisian,” tegas Zae.

Panitia berharap seluruh rangkaian Pilkades Karangsinom berlangsung aman dan kondusif dengan mengedepankan semangat “Rempug Jukung Sauyunan.”

Diantar Ratusan Warga, Dadang Tegaskan Keseriusan

Sementara itu, Dadang Sumardi mengaku kedatangannya bersama ratusan warga dan pendukung bukan sekadar seremoni. 

Menurutnya, iring-iringan tersebut merupakan bentuk dukungan masyarakat sekaligus penegasan keseriusannya untuk ikut bertarung dalam Pilkades Karangsinom.

“Kami bersama ratusan pendukung telah menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia pemilihan kepala desa,” ujar Dadang.

Ia tak menampik masih ada sejumlah dokumen yang harus dilengkapi. Namun, Dadang memastikan seluruh kekurangan administrasi akan segera dipenuhi sesuai batas waktu yang ditentukan panitia.

“Insyaallah dokumen tersebut akan kami penuhi,” tegasnya.

Dadang juga mengapresiasi panitia yang dinilainya telah menerima rombongan dengan baik serta memberikan penjelasan mengenai tahapan pendaftaran.

“Panitia menyambut kami dengan baik dan memberikan arahan sesuai dengan moto Rempug Jukung Sauyunan,” katanya.

Isu Dua Calon Mulai Berembus, Dadang Siapkan Program BEDAS

Di tengah mulai bergulirnya tahapan Pilkades, isu mengenai kemungkinan munculnya dua calon juga mulai menjadi perhatian masyarakat Karangsinom.

Menanggapi hal tersebut, Dadang mengaku telah menyiapkan sejumlah program apabila nantinya mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin Desa Karangsinom.

Ia membawa gagasan BEDAS, akronim dari Bersama, Energik, Demokratis, Amanah dan Sejahtera.

“Sesuai dengan moto kami, BEDAS dimaknai sebagai semangat untuk menghadirkan daerah yang Bersama, Energik, Demokratis, Amanah, dan Sejahtera,” ungkapnya.

Tak hanya menawarkan program, Dadang juga mengaku akan menyiapkan kader-kader yang nantinya turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai mekanisme Pilkades.

Langkah tersebut dinilai penting karena pelaksanaan pemungutan suara tahun ini akan menggunakan sistem digital.

“Para kader akan turun langsung kepada masyarakat dan memastikan mereka memahami bagaimana proses pemilihan, termasuk mengetahui calon mana yang akan dipilih,” pungkasnya.

Foto : Zae Saepudin ketua panitia

Karangsinom Masih Menunggu Penantang

Pilkades Karangsinom merupakan bagian dari 67 desa di Kabupaten Karawang yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa.

Dengan masa pendaftaran yang masih berjalan, peta persaingan Pilkades Karangsinom belum sepenuhnya terkunci. Dadang Sumardi memang menjadi nama pertama yang muncul secara resmi, tetapi peluang hadirnya bakal calon lain masih terbuka.

Kini perhatian masyarakat tertuju pada satu pertanyaan, siapa yang akan menjadi penantang Dadang Sumardi?

Jawabannya masih menunggu berakhirnya masa pendaftaran dan proses verifikasi administrasi. Satu hal yang pasti, panggung Pilkades Karangsinom 2026 mulai memanas.


• Bodong 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro