![]() |
| Foto : Dr. Muslich Taman, Humas SMAN I Rumpin KCD Wilayah 1 Disdik Provinsi Jawa Barat |
Nuansametro.com - Bogor | Pernikahan bukan perjalanan di laut yang selalu tenang. Ada ombak, ada badai, ada kabut yang menyamarkan arah. Namun kekuatan bahtera rumah tangga bukan diukur dari jarang terkena gelombang, melainkan dari kesanggupan suami dan istri tetap memegang kemudi bersama-sama saat ombak meninggi.
Itulah intisari tulisan mendalam dari Dr. Muslich Taman, Humas SMAN I Rumpin KCD Wilayah 1 Disdik Provinsi Jawa Barat sekaligus penulis Kado Keluarga Bahagia, yang mengajak setiap pasangan untuk tidak mudah menyerah menjaga ikatan di tengah ujian kehidupan.
"Rumah tangga yang kuat tidak dibangun oleh dua manusia sempurna, melainkan oleh dua orang yang setiap hari belajar saling memahami, memaafkan, dan tidak pergi satu sama lain," tegasnya.
Banyak ikatan justru retak bukan karena badai besar, melainkan karena kebocoran kecil yang dibiarkan: percakapan yang hilang, perhatian yang memudar, keluhan yang dianggap berlebihan, pasangan yang lelah tak ditanya, dan hati yang perlahan menjauh.
Dua orang di bawah atap yang sama bisa menjadi dua kapal yang berlayar tanpa saling melihat.
"Jangan tunggu bahtera hampir karam baru mulai saling menjaga. Bicaralah sebelum diam menjadi jarak. Dengarkan sebelum keluhan menjadi luka. Minta maaf sebelum ego menjadi tembok," pesannya.
Dalam Islam, pernikahan adalah amanah yang mengandung ketenteraman, kasih sayang, dan rahmat.
Tugas suami dan istri bukan saling menyalahkan saat badai datang, melainkan mengeratkan genggaman, memperkuat tali, dan mencari arah bersama.
"Ketika salah satu lelah, jangan bilang 'itu tugasmu', tapi katakan 'mari kita hadapi bersama'," ujarnya.
Tujuan akhir pernikahan bukan sekadar bertahan hingga tua. Lebih dari itu, saling menemani dalam ketaatan, menguatkan dalam kebaikan, dan berlabuh bersama di tempat terindah yang Allah janjikan: Jannah-Nya.
"Badai bukan datang untuk menenggelamkan, melainkan mengajarkan kita berlayar lebih kuat," tutupnya.
Pewarta : Zul

0 Komentar