Nuansametro.com - Karawang | Gedung baru SDN Pasirkaliki 1 di Desa Pasirkaliki, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, diresmikan secara simbolis melalui prosesi gunting pita, Selasa (22/9/2026). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karawang, Drs. Wawan Setiawan NK, M.M., memimpin peresmian sekaligus menyerahkan modul ajar gratis pengganti Lembar Kerja Siswa (LKS) kepada para siswa.
Wawan Setiawan menegaskan, pembangunan sarana pendidikan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi fisik bangunan maupun peningkatan kompetensi pendidik.
Langkah ini juga diarahkan untuk memperkuat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) guna mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Secara serentak dan berkesinambungan, kami terus berupaya meningkatkan pembangunan pendidikan dari fasilitas fisik hingga mutu guru. Dinas Pendidikan juga mendorong penguatan PAUD sebagai fondasi awal pembelajaran,” ujar Wawan.
Dalam penataan pembangunan sarana pendidikan tahun 2026, fokus saat ini di Daerah Pemilihan (Dapil) 2, menyusul penyelesaian di Dapil 3.
Tahun depan, pembangunan akan dialihkan ke Dapil 4 dan sebagian Dapil 5. Targetnya, seluruh infrastruktur pendidikan di Karawang tuntas dibangun dalam masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati.
“Diharapkan dalam lima tahun masa jabatan, persoalan infrastruktur pendidikan di seluruh wilayah Karawang sudah selesai semua,” tegasnya.
Di samping pembangunan fisik, pemerintah daerah juga menangani serius persoalan anak putus sekolah.
Tercatat sekitar 29 ribu anak yang sempat berhenti belajar kini difasilitasi kembali melalui jalur pendidikan kesetaraan Paket A, B, maupun C.
Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp4,9 miliar setiap tahun untuk program ini secara bertahap.
Penguatan pendidikan anak usia dini juga tak kalah penting. Sebanyak 1.453 jenjang PAUD/TK di seluruh wilayah didukung melalui dana BOS pusat maupun daerah, dengan sasaran memastikan anak usia 5–6 tahun dapat mengakses pendidikan.
“Baik pembangunan gedung maupun insentif lainnya, tujuannya satu: menarik anak usia dini untuk tetap bersekolah,” tandas Wawan.
Usai meresmikan gedung baru, Wawan bersama jajaran pejabat terkait langsung membagikan modul ajar gratis kepada para siswa. Ia berpesan agar modul tersebut tidak hanya ditinggal di sekolah, melainkan dibawa pulang untuk dipelajari dan dikerjakan di rumah.
• np

0 Komentar