![]() |
| Foto : Ajang Pasanggiri Mojang Jajaka Karawang 2026 mendapat dukungan dari Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Karawang, Rafiudin Firdaus. |
Nuansametro.com - KARAWANG | Ajang Pasanggiri Mojang Jajaka Karawang 2026 mendapat dukungan dari Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Karawang, Rafiudin Firdaus.
Ia menilai ajang tersebut tidak semestinya berhenti sebagai kompetisi pencarian figur representatif daerah, tetapi harus menjadi ruang untuk mencetak talenta muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, komunikasi, wawasan, prestasi, dan daya saing.
Dukungan itu disampaikan Rafiudin saat menghadiri Grand Final Pasanggiri Mojang Jajaka Karawang 2026 di Ballroom Mercure Hotel Karawang, Sabtu (12/9/2026).
Menurutnya, para finalis yang tampil merupakan putra-putri terbaik Karawang yang telah melewati berbagai tahapan seleksi dan karantina.
Karena itu, panggung Mojang Jajaka dinilai memiliki potensi besar untuk melahirkan generasi muda yang mampu membawa nama Karawang ke tingkat Jawa Barat hingga nasional.
“Kadin sangat mendukung Pasanggiri Mojang Jajaka Karawang tahun 2026. Mudah-mudahan nanti ini bisa melahirkan banyak peran-peran muda yang tentunya ke depan bisa mengharumkan nama Karawang di kancah Jawa Barat maupun nasional,” ujar Rafiudin.
Rafiudin menegaskan, ukuran keberhasilan seorang Mojang atau Jajaka tidak cukup hanya dilihat dari penampilan. Di tengah tuntutan zaman yang semakin kompetitif, para peserta harus memiliki kemampuan memimpin, berkomunikasi, berpikir kritis, serta mempunyai wawasan dan rekam prestasi.
“Saya yakin finalis yang hari ini tampil di Mojang Jajaka Grand Final malam ini adalah putra-putri terbaik Karawang. Tentunya mereka sudah melalui fase-fase karantina yang sangat luar biasa, sehingga malam ini mereka layak diberikan panggung,” katanya.
Meski demikian, Rafiudin menyerahkan proses penilaian sepenuhnya kepada panitia dan dewan juri. Ia berharap siapa pun yang terpilih nantinya mampu menjalankan peran sebagai representasi positif Kabupaten Karawang.
Bukan Sekadar Gelar, Tapi Modal Talenta
Lebih jauh, Rafiudin melihat Mojang Jajaka sebagai salah satu pintu untuk mempertemukan potensi generasi muda dengan perkembangan daerah.
Karawang, kata dia, kini memiliki posisi strategis sebagai salah satu magnet investasi di Jawa Barat dan Indonesia.
Arus investasi tersebut semestinya tidak hanya menghadirkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka ruang bagi anak-anak muda daerah untuk mengambil peran.
“Mereka mungkin bisa menjadi salah satu talent. Karena Karawang sebagai magnet investasi di Jawa Barat dan Indonesia, tentunya peluangnya cukup banyak, sehingga mereka juga mungkin bisa terlibat,” ungkapnya.
Bagi Kadin Karawang, kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan. Pertumbuhan industri dan investasi harus diikuti kesiapan sumber daya manusia lokal agar manfaat pembangunan tidak berhenti pada masuknya modal, tetapi juga mampu menciptakan kesempatan bagi generasi muda Karawang.
Karena itu, Kadin Karawang berencana mendorong program yang lebih dekat dengan dunia pendidikan dan generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan kunjungan pelajar ke lingkungan dunia usaha dan industri.
Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan dapat melihat langsung bagaimana dunia usaha dan industri bekerja sekaligus memahami kompetensi yang dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja maupun membangun usaha sendiri.
Langkah itu dinilai penting agar generasi muda tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan industri Karawang. Mereka harus dipersiapkan agar mampu menjadi bagian dari ekosistem ekonomi daerah.
Dengan demikian, Pasanggiri Mojang Jajaka Karawang diharapkan memiliki dampak yang lebih luas. Bukan sekadar melahirkan sosok dengan gelar Mojang atau Jajaka, tetapi mencetak talenta muda yang memiliki kapasitas, karakter, jejaring, dan kesiapan untuk ikut mengangkat wajah Karawang di level yang lebih tinggi.
Dukungan Kadin Karawang menjadi sinyal bahwa pengembangan generasi muda tidak bisa dipisahkan dari agenda besar pembangunan daerah, terutama ketika Karawang terus bergerak sebagai salah satu pusat industri dan investasi strategis di Indonesia.
• Irfan Sahab

0 Komentar