![]() |
| Foto : Upacara penutupan dihadiri Camat Pedes selaku Mabiran, Korwilcambidik Kahar selaku Mabiran, Ketua Kwarran Pedes, serta seluruh Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus). |
Nuansametro.com - Karawang | Jambore Ranting (Jamran) Kwartir Ranting (Kwarran) Pedes Tahun 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari, 19–21 September 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan PPK 45, Desa Karangjaya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, berjalan lancar dan aman.
Upacara penutupan dihadiri Camat Pedes selaku Mabiran, Korwilcambidik Kahar selaku Mabiran, Ketua Kwarran Pedes, serta seluruh Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus).
Ketua Panitia Jambore/Pesona Tigapen 2026 Kwarran Pedes, Wanta, S.Pd.SD, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi bagian dari program Kwarran Pedes.
Menurutnya, kegiatan tidak hanya diarahkan sebagai ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter peserta didik melalui berbagai aktivitas kepramukaan.
“Jambore ini bertujuan membina kreativitas, kemandirian, keberanian dan rasa percaya diri anak. Selain itu, membentuk mental dan spiritual, kedisiplinan serta rasa tanggung jawab,” ujar Wanta.
Ia menambahkan, Jamran juga menjadi salah satu ruang untuk mendorong prestasi pelajar sekaligus menyalurkan bakat dan kreativitas siswa di Kecamatan Pedes.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai gugus depan tingkat SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK yang berada di wilayah Kwarran Pedes.
Sejumlah perlombaan digelar berdasarkan tingkatan peserta, mulai dari penggalang SD/MI, penggalang SMP/MTs hingga penegak SMA/SMK.
Selain perlombaan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan upacara pembukaan, kegiatan keagamaan, karnaval, api unggun, ucap ulang janji hingga upacara penutupan.
Sementara itu, Ketua Kwarran Pedes, Masdi Masban Effendi, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan hingga berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, kami telah melaksanakan Jambore Ranting selama tiga hari, mulai 19 sampai 21 September 2026. Pesertanya dari tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK,” katanya.
Masdi menegaskan keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh Mabigus yang berada di lingkungan Kwarran Pedes.
Ia berharap kegiatan kepramukaan di Kecamatan Pedes ke depan semakin aktif dan berkembang. Menurutnya, semangat kepramukaan harus dibangun secara berkelanjutan dan tidak berhenti setelah kegiatan jambore berakhir.
“Kami berharap kegiatan Pramuka di Kwarran Pedes lebih aktif lagi dan semakin maju. Di setiap kegiatan gugus depan, betul-betul dilaksanakan,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi catatan penting agar kegiatan kepramukaan tidak berhenti pada agenda tahunan dan seremoni semata. Jambore diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan karakter, kedisiplinan, kemandirian serta tanggung jawab generasi muda di tingkat gugus depan.
Dengan berakhirnya Jamran Pedes 2026, pembinaan kepramukaan diharapkan terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi peserta didik di Kecamatan Pedes.
(Zis)

0 Komentar