Headline News

Waspada Hoaks! KH Khambali Ajak Warga Sumut Perkuat Persatuan dan Jangan Terprovokasi

Foto : Ketua Umum Gerakan Mitra Santri Nusantara (Gema Santri Nusa), Ustaz KH Akhmad Khambali, SE, MM, 

Nuansametro.com - Medan | Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H menjadi ajang refleksi untuk memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas masyarakat Sumatera Utara (Sumut).

Ketua Umum Gerakan Mitra Santri Nusantara (Gema Santri Nusa), Ustaz KH Akhmad Khambali, SE, MM, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi antara ulama, umaro, Polri dan umat sebagai fondasi terciptanya keamanan, ketertiban dan kedamaian di Sumut.

Menurut KH Khambali, masing-masing unsur memiliki peran strategis yang tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Ulama berperan memberikan pencerahan moral, nasihat spiritual serta dakwah yang menyejukkan. Sementara umaro atau pemimpin daerah bertugas menghadirkan kebijakan dan program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

"Polri bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas. Sedangkan umat berperan aktif menjaga persatuan, toleransi dan menaati aturan yang berlaku," ujar KH Khambali kepada wartawan, Selasa (25/8/2026).

Ia menegaskan, kekuatan masyarakat akan terbatas apabila setiap unsur berjalan sendiri-sendiri. Sebaliknya, sinergi yang kuat antara ulama, umaro, Polri dan umat diyakini mampu menjadi kekuatan besar dalam menjaga Sumut tetap aman, tertib dan kondusif.

"Apabila kekuatan ini berjalan sendiri-sendiri, kekuatan kita terbatas. Namun kalau kolaborasi antara ulama, umaro, Polri dan umat terbangun, maka keamanan, ketertiban dan kedamaian di Sumut akan berjalan bersama-sama," tegasnya.

KH Khambali juga mengajak masyarakat menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam membangun persaudaraan, toleransi dan sikap saling menghormati.

"Di momentum Maulid Nabi yang sangat mulia ini, mari kita meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Kita perkuat kolaborasi antara ulama, umaro, Polri dan umat agar Sumut damai, aman dan tertib," katanya.

Waspada Hoaks, Jangan Jadi Alat Pemecah Persatuan

Selain menyerukan penguatan kolaborasi, KH Khambali mengingatkan masyarakat Sumut agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya berita hoaks yang berpotensi memecah persatuan.

Ia menilai penyebaran hoaks dapat menjadi ancaman serius terhadap kerukunan masyarakat apabila tidak disikapi secara bijak.

"Berita hoaks diproduksi oleh orang yang pintar tapi jahat dan disebarluaskan oleh orang baik tapi bodoh," ujarnya.

Karena itu, ia meminta masyarakat lebih kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi. Setiap kabar yang beredar, kata dia, harus terlebih dahulu diperiksa kebenarannya agar tidak menjadi pemicu konflik di tengah masyarakat.

"Mari kita jaga kebersamaan, keberpihakan dan persatuan Sumut dari rongrongan orang-orang yang ingin memecah belah kolaborasi antara ulama, umaro, Polri dan umat," tegasnya.

KH Khambali berharap semangat persatuan dan gotong royong terus dirawat sehingga Sumatera Utara dapat berkembang menjadi daerah yang aman, rukun dan sejahtera.

"Mari kita jaga Sumut dengan rukun dan guyub. Menjadikan Sumut sebagai provinsi yang makmur dan selalu memberikan yang terbaik untuk NKRI," pungkasnya. (Tim)

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro