![]() |
| Foto : kelima calon yang akan memperebutkan kepercayaan masyarakat desa Kutanegara. |
Nuansametro.com - Karawang | Ribuan warga Dusun Cidampa, Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, antusias mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak pilih dalam pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2026–2034.
Sejak pagi, warga tampak berdatangan secara bergelombang ke lokasi pemilihan. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap proses penentuan wakil mereka di tingkat desa.
Dalam pemilihan tersebut, terdapat lima calon yang memperebutkan kepercayaan masyarakat. Kelima calon itu yakni nomor urut 1 Saja, nomor urut 2 Diding Haryono, nomor urut 3 Karsim Riadi, nomor urut 4 Jana Andrian Fan, dan nomor urut 5 Mohamad Amsor.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pelaksanaan pemilihan turut dihadiri Kepala Desa Kutanegara beserta jajaran aparatur keamanan dari Polsek Ciampel. Kehadiran unsur pemerintahan dan keamanan tersebut turut memastikan proses pemilihan berjalan aman dan tertib.
Warga mengikuti setiap tahapan pemungutan suara sesuai mekanisme yang telah ditetapkan, mulai dari pendaftaran, menerima surat suara, menentukan pilihan di bilik suara, hingga memasukkan surat suara ke dalam kotak suara.
Sejumlah warga bahkan memilih datang lebih awal untuk memastikan hak politik mereka dapat digunakan. Bagi masyarakat, pemilihan BPD bukan sekadar agenda administratif desa, tetapi menjadi momentum untuk menentukan figur yang dinilai mampu membawa dan memperjuangkan aspirasi warga Dusun Cidampa.
Kelima calon pun menawarkan gagasan serta komitmen masing-masing untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat dan ikut mendorong kemajuan Desa Kutanegara.
Pemilihan BPD memiliki posisi strategis dalam tata kelola pemerintahan desa. Anggota BPD nantinya dituntut tidak hanya hadir sebagai pelengkap struktur pemerintahan, tetapi benar-benar mampu menjalankan fungsi representasi masyarakat, menyerap aspirasi, serta ikut mengawal pembangunan dan pelayanan publik.
Karena itu, tingginya partisipasi warga menjadi modal penting bagi lahirnya anggota BPD yang memiliki legitimasi kuat di tengah masyarakat.
Masyarakat berharap siapapun yang nantinya memperoleh suara terbanyak dari lima calon tersebut dapat menjalankan amanah secara bertanggung jawab, terbuka, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Bukan sekadar menang dalam pemilihan, anggota BPD terpilih akan menghadapi tantangan yang lebih besar: membuktikan bahwa kepercayaan warga benar-benar dapat diwujudkan dalam bentuk kerja dan perjuangan untuk kepentingan masyarakat Desa Kutanegara.
•bodong

0 Komentar