Headline News

Proyek Jalan Galuhmas–Telukjambe Rp6 Miliar Digeber, Material Aspal Lama Dialihkan ke Interchange Karawang Barat


Foto : Salah satu ruas yang kini mendapat perhatian adalah Jalan Galuhmas–Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, yang tengah ditingkatkan dengan anggaran mencapai Rp6,04 miliar.


Nuansametro.com - Karawang | 
Pemerintah Kabupaten Karawang terus menggenjot pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan. Salah satu ruas yang kini mendapat perhatian adalah Jalan Galuhmas–Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, yang tengah ditingkatkan dengan anggaran mencapai Rp6,04 miliar.

Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus menopang aktivitas ekonomi di kawasan Telukjambe Timur yang terus berkembang.

Pengawas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, Iman, mengatakan pekerjaan peningkatan jalan memiliki panjang 1.530 meter dengan lebar tujuh meter.

“Pekerjaan ini bersumber dari APBD Kabupaten Karawang Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp6.040.642.067,” kata Iman saat ditemui di lokasi pekerjaan, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, pekerjaan tersebut tercantum dalam Nomor Kontrak 027.2/021/JLN/2026 dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.

Proyek peningkatan Jalan Galuhmas–Telukjambe dikerjakan oleh PT Alaska Zayden Xavier, sedangkan pengawasan pekerjaan dilakukan oleh PT Rumah Struktur Engineering selaku konsultan pengawas.

Dari sisi teknis, pekerjaan menggunakan konstruksi aspal hotmix dengan dua lapisan. Lapisan pertama menggunakan Asphalt Concrete–Dense Graded (AC-DG) dengan ketebalan enam sentimeter, kemudian dilapisi Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC) setebal empat sentimeter.

“Ketebalan hotmix untuk lapisan AC-DG enam sentimeter, sedangkan AC-WC empat sentimeter,” jelas Iman.

Material Kupasan Tak Dibuang

Di tengah pengerjaan proyek, aspek pemanfaatan material lama juga menjadi perhatian. Iman memastikan material hasil kupasan aspal lama tidak dibuang begitu saja.

Material tersebut, kata dia, dimanfaatkan kembali untuk mendukung pekerjaan infrastruktur di lokasi lain.

“Di Jalan Interchange Karawang Barat juga sedang ada pekerjaan. Jadi, bekas kupasan aspal ini dibawa ke sana untuk digunakan sebagai material pengurugan bahu jalan,” ungkapnya.

Foto : Pengawas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, Iman

Pemanfaatan kembali material hasil kupasan tersebut dinilai dapat mengurangi pembuangan material sisa pekerjaan sekaligus memberikan manfaat bagi proyek infrastruktur lainnya.

Dengan nilai kontrak lebih dari Rp6 miliar dan bentang pekerjaan mencapai 1,5 kilometer, kualitas pelaksanaan proyek menjadi hal penting yang perlu dikawal hingga pekerjaan rampung. 

Pemerintah daerah dituntut memastikan spesifikasi teknis, ketebalan lapisan, penggunaan material, hingga ketepatan waktu pelaksanaan benar-benar sesuai dengan kontrak.

Peningkatan Jalan Galuhmas–Telukjambe diharapkan tidak sekadar menghasilkan permukaan jalan yang lebih mulus, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mendukung kelancaran arus transportasi dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.


• Bodong 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro