Headline News

Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Kedekatan Polisi dan Masyarakat, Irjen Pipit: "Bangun Komunikasi Lebih Luas"

Foto : Kapolda Jawa Barat bersama tokoh agama dan masyarakat. (Ist)

Nuansametro.com - Bandung | Kepolisian menegaskan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi langsung di ruang-ruang sosial dan keagamaan. Kehadiran polisi di tengah warga dinilai bukan sekadar menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga menjadi ruang untuk menyerap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto menegaskan, pendekatan langsung kepada masyarakat diperlukan agar aparat tidak hanya hadir ketika persoalan muncul, tetapi mampu memahami dinamika sosial sejak dari tingkat bawah.

“Dengan turun langsung, polisi dapat mendengar berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara aparat keamanan, tokoh agama dan warga,” tandas Pipit.

Menurutnya, komunikasi yang terbangun secara langsung dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. 

Ruang dialog antara aparat, tokoh agama, dan warga juga penting untuk mendeteksi berbagai persoalan sosial yang berpotensi berkembang menjadi gangguan keamanan.

Pendekatan tersebut sekaligus menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai objek pengamanan, tetapi sebagai mitra kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Maulid Nabi Jangan Berhenti pada Seremoni

Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Masjid Misykatul Anwar, Drs. Syaiful Karim, M.Si., menyampaikan khutbah yang mengangkat pesan-pesan keagamaan dan refleksi mengenai kehidupan manusia.

Ia mengingatkan jamaah tentang dua momentum penting yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan manusia, yakni ketika seseorang dilahirkan ke dunia dan ketika kelak dipanggil kembali menghadap Allah SWT.

Khutbah tersebut tidak hanya membahas kelahiran dalam pengertian fisik, tetapi juga mengajak jamaah memahami makna kelahiran secara spiritual.

Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, menurutnya, semestinya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Peringatan tersebut harus menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan itu menjadi relevan di tengah berbagai persoalan sosial yang membutuhkan penguatan karakter, kejujuran, kepedulian, dan kesabaran.

Nilai shiddiq atau kejujuran, amanah, kasih sayang, serta kesabaran ditekankan sebagai akhlak yang tidak cukup hanya disampaikan dalam ceramah, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku nyata.

Polisi dan Tokoh Agama Perkuat Pesan Moral

Peringatan Maulid Nabi tersebut juga menjadi ruang pertemuan antara aparat keamanan, tokoh agama dan masyarakat. Pertemuan semacam ini dinilai memiliki arti strategis karena keamanan tidak hanya dibangun melalui pendekatan penegakan hukum, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai sosial dan keagamaan.

Kepolisian membutuhkan dukungan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman. Di sisi lain, masyarakat juga membutuhkan aparat yang mampu mendengar dan memahami persoalan yang mereka hadapi.

Dalam konteks tersebut, pesan Maulid Nabi mengenai kejujuran, amanah, kasih sayang dan kesabaran dapat menjadi fondasi dalam membangun hubungan sosial yang lebih sehat.

Selain itu, jamaah diajak memperbanyak shalawat sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Pipit menegaskan bahwa kedekatan polisi dengan masyarakat harus terus dibangun melalui komunikasi yang terbuka dan humanis.

Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan tidak menciptakan jarak, tetapi justru memperkuat rasa aman sekaligus kepercayaan publik.

Pada akhirnya, keamanan bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian. Ia merupakan hasil kerja bersama antara aparat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh warga.

Ketika polisi mau turun mendengar dan masyarakat mau membuka ruang dialog, persoalan keamanan tidak hanya ditangani setelah terjadi, tetapi dapat dicegah sejak dari akarnya.



0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro