Headline News

Enam Bulan Tutup, Saung Paniisan Karawang Bangkit Dengan Konsep Baru dan Menu Pecak Bandeng Tanpa Duri

Foto : Rumah Makan Saung Paniisan 


Nuansanetro.com - Karawang | Setelah hampir enam bulan menutup gerainya akibat penggusuran yang disebut diduga salah kaprah, Rumah Makan Saung Paniisan di Jalan Interchange Karawang Barat akhirnya kembali menyapa masyarakat.

Rumah makan khas Sunda tersebut resmi melakukan re-opening pada Sabtu (22/8/2026) dengan mengusung konsep baru yang lebih segar, suasana yang lebih nyaman, serta pilihan menu yang semakin variatif.

Kembalinya Saung Paniisan menjadi momentum penting bagi pengelola untuk merebut kembali hati pelanggan lama sekaligus menarik pelanggan baru di tengah ketatnya persaingan usaha kuliner di Kabupaten Karawang.

Owner Saung Paniisan, H. Ade, mengungkapkan rasa syukurnya karena rumah makan yang sempat berhenti beroperasi cukup lama itu akhirnya dapat kembali dibuka.

“Alhamdulillah ya, kita sudah bisa buka kembali di Kota Karawang. Saya berharap mudah-mudahan teman-teman customer lama bisa kembali lagi ke Saung Paniisan,” ujar H. Ade.

Tak sekadar membuka kembali gerai, Saung Paniisan juga membawa gebrakan baru melalui peluncuran menu Pecak Bandeng Tanpa Duri.

Menu tersebut menjadi salah satu andalan baru yang ditawarkan kepada pelanggan. H. Ade menyebut, sajian tersebut masih tergolong jarang ditemukan di Karawang.

“Kita sekarang mengeluarkan menu baru yaitu Pecak Bandeng Tanpa Duri yang mungkin di Karawang ini masih sangat jarang. Silakan untuk teman-teman customer lama maupun customer baru ingin mencoba masakan khas di Saung Paniisan Karawang, silakan datang, cobain menu baru dan suasana baru,” katanya.

Harga Mulai Rp2.500

Untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat, Saung Paniisan juga mempertahankan konsep harga yang ramah di kantong.

H. Ade mengatakan, harga makanan dan minuman di Saung Paniisan dibanderol mulai Rp2.500 hingga Rp120.000.

Menurutnya, pelanggan dapat memilih berbagai pilihan, mulai dari menu satuan, paket keluarga hingga paket untuk rombongan.

“Harganya kita mulai dari Rp2.500 sampai dengan Rp120.000. Insya Allah terjangkau untuk semua kalangan. Ada paket satuan, paket keluarga, sampai paket rombongan,” jelasnya.

Tak berhenti pada menu yang saat ini tersedia, pengelola juga tengah menyiapkan inovasi berikutnya. Dalam satu hingga dua bulan ke depan, Saung Paniisan berencana meluncurkan paket terbaru yang diharapkan semakin menarik minat pelanggan.

“Nanti kita tunggu paketnya, yang pastinya akan dicintai oleh customer,” tutur H. Ade.

Dinilai Cocok Untuk Keluarga dan Kolega


Sementara itu, Ketua Permata Karawang sekaligus pelanggan Saung Paniisan, Mardiman Ujung, menyampaikan ucapan selamat atas kembali beroperasinya rumah makan tersebut.

Menurut Mardiman, Saung Paniisan layak menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati kuliner khas Sunda dengan suasana yang nyaman.

“Saung Paniisan merupakan rumah makan yang sangat recommended untuk para pecinta kuliner Karawang, karena menu masakannya sangat nikmat dan tentunya sesuai selera masyarakat Karawang,” ungkapnya.

Mardiman juga menilai lokasi dan konsep Saung Paniisan cukup representatif untuk berbagai kebutuhan, baik makan bersama keluarga, berkumpul dengan rekan, hingga menjamu kolega bisnis.

“Saung Paniisan adalah rumah makan yang sangat representatif untuk kita bersama keluarga, rekan-rekan, kolega bisnis dan handai taulan lainnya, karena tempatnya nyaman, sejuk dengan pemandangan alam, parkir luas dan tentunya banyak menu pilihan yang bervariasi untuk kita santap,” pungkasnya.

Dengan konsep baru, menu yang semakin beragam, serta harga yang diklaim terjangkau, Saung Paniisan kini mencoba membuka lembaran baru setelah hampir enam bulan vakum

Re-opening ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa sempat terhenti bukan berarti harus berhenti untuk selamanya. Kini, Saung Paniisan kembali hadir dengan wajah baru untuk merebut kembali tempat di hati pecinta kuliner Karawang.


• Irfan Sahab 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro