Headline News

Dihina Hingga Diremehkan, Cece Hermawan Buktikan Kepemimpinan Humanis Bangun Desa Curug

Foto : Cece Hermawan

Nuansametro.com - Karawang | Di balik pesatnya perkembangan Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, tersimpan kisah perjuangan seorang pemimpin yang ditempa oleh berbagai ujian. Sosok itu adalah Cece Hermawan, yang akrab disapa Lurah Ib, Kepala Desa Curug.

Perjalanan Cece Hermawan menuju kursi kepala desa bukanlah jalan yang mulus. Beragam cibiran, hinaan, hingga keraguan terhadap kemampuannya pernah menghampiri. 

Namun, alih-alih membalas dengan emosi, ia memilih menjawab semuanya melalui kerja nyata.

Bagi Cece, setiap tantangan merupakan motivasi untuk terus membuktikan bahwa kepemimpinan tidak dibangun oleh popularitas, melainkan oleh dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Berdasarkan data resmi pemerintah desa, Cece Hermawan saat ini memimpin Desa Curug bersama 89 unsur kelembagaan desa yang terdiri dari perangkat desa, LPM, RT/RW, PKK, dan Linmas. 

Ia juga telah resmi menjalani prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Desa yang disaksikan unsur Muspika Kecamatan Klari.

Pemimpin Dekat Dengan Warga

Di mata masyarakat, Cece Hermawan bukanlah sosok pemimpin yang menjaga jarak. Ia dikenal aktif hadir dalam berbagai kegiatan desa, mulai dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), rapat minggon, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga melayat warga yang sedang berduka.

Kedekatan itu menjadi salah satu ciri kepemimpinannya yang dinilai harmonis dan humanis.

Menurutnya, jabatan kepala desa bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

"Saya ini bukan siapa-siapa. Saya hanya pelayan masyarakat. Mau dihina, mau dicaci, saya tidak akan balas. Tugas saya hanya bekerja. Kalau kita mau dihormati, kita harus dulu memanusiakan manusia," ujar Cece Hermawan kepada awak media.

Prinsip tersebut menjadi fondasi kepemimpinannya dalam menjaga kondusivitas Desa Curug, terutama di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan industri di wilayah Kecamatan Klari yang membawa berbagai tantangan sosial.

Kerja Nyata Jadi Prioritas

Selama memimpin Desa Curug, Cece Hermawan lebih memilih fokus pada pembangunan dibandingkan pencitraan.

Sejumlah program pembangunan telah direalisasikan, di antaranya pembangunan jalan lingkungan, drainase, gapura desa, hingga pemberian perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh perangkat desa.

Tak hanya itu, ia juga dikenal terbuka terhadap kritik dan terus membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, seperti BPD, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kalangan pemuda.

Bagi Cece, kritik bukan ancaman, melainkan bahan evaluasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

Kini, hasil kepemimpinannya mulai dirasakan masyarakat. Sosok yang dahulu sempat diragukan, kini justru dinilai mampu menjadi pemersatu warga sekaligus motor penggerak pembangunan desa.

Kisah Cece Hermawan menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang dilandasi kesabaran, kerendahan hati, dan kerja nyata akan memperoleh kepercayaan masyarakat. 

Di tengah dinamika pembangunan, ia menunjukkan bahwa seorang pemimpin tidak harus banyak berbicara untuk dikenang, tetapi cukup bekerja dengan tulus demi kemajuan desa dan kesejahteraan warganya.


• Fitri 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro