![]() |
| Foto : Camat Purwasari, H. Nendi Sopandi, S.Kom., MM. |
Nuansametro.com - Karawang | Keluhan warga terkait ceceran tanah dari kendaraan pengangkut material di wilayah Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, langsung mendapat respons Camat Purwasari, H. Nendi Sopandi, S.Kom., MM.
Nendi bergerak cepat dengan menginstruksikan jajarannya melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Jumat (21/8/2026).
Langkah tersebut diambil menyusul keresahan masyarakat akibat tanah yang tercecer di badan maupun bahu jalan dan kemudian mengering hingga menimbulkan debu.
Kondisi itu dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama ketika material tanah yang tercecer tidak segera dibersihkan.
“Kami instruksikan Pak Darim untuk meninjau ke lokasi dan memastikan kondisi di lapangan agar benar-benar aman bagi warga,” ujar Nendi saat ditemui di kantornya, Jumat (21/8/2026).
Menurut Nendi, pemerintah kecamatan tidak ingin keluhan masyarakat dibiarkan berlarut-larut. Pengecekan lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus menentukan langkah penanganan terhadap aktivitas kendaraan pengangkut tanah tersebut.
Ia pun mengajak masyarakat aktif menyampaikan setiap persoalan yang terjadi di lingkungannya melalui aplikasi Tangkar.
Menurutnya, laporan masyarakat menjadi salah satu pintu bagi pemerintah untuk mengetahui persoalan secara lebih cepat dan melakukan pemantauan.
“Kalau ada masalah, adukan saja melalui Tangkar biar pemerintah gampang memantau apa yang menjadi keluh kesah masyarakat,” tegasnya.
Di sisi lain, aktivitas pengurukan tersebut turut memunculkan pertanyaan mengenai rencana pembangunan yang menjadi tujuan pengangkutan material tanah.
Namun, pihak Kecamatan Purwasari mengaku belum memperoleh informasi maupun laporan resmi terkait rencana pembangunan perumahan di lokasi tersebut.
“Sejauh ini saya belum menerima laporan untuk pendirian pembangunan perumahan. Tidak tahu kalau sebelumnya,” ungkap Nendi.
Pernyataan tersebut menjadi perhatian tersendiri mengingat aktivitas pengurukan telah berjalan dan melibatkan kendaraan berat yang melintas di jalan lingkungan. Pemerintah kecamatan selanjutnya akan memastikan kondisi di lapangan, termasuk menelusuri informasi mengenai aktivitas pengurukan serta kaitannya dengan rencana pembangunan perumahan.
Warga pun berharap langkah cepat pemerintah tidak berhenti pada pengecekan semata, tetapi berlanjut pada penanganan konkret agar ceceran tanah tidak kembali menjadi sumber debu dan mengganggu keselamatan maupun kenyamanan masyarakat Purwasari.
• Bodong

0 Komentar