![]() |
| Foto : Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) ruas Gending–Besuki, Jawa Timur, Jumat (10/7/2026). (Setwapres) |
Nuansametro.com - Probolinggo | Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) ruas Gending–Besuki, Jawa Timur, Jumat (10/7/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek infrastruktur strategis nasional itu berjalan sesuai target sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres menegaskan bahwa percepatan penyelesaian Tol Prosiwangi menjadi bagian penting dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Pulau Jawa.
Keberadaan Tol Prosiwangi nantinya akan melengkapi jaringan jalan tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta hingga Banyuwangi, sebagai pintu gerbang utama menuju Pulau Bali.
Infrastruktur ini diharapkan menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat dan distribusi barang yang lebih cepat, efisien, serta berdaya saing.
Dengan beroperasinya ruas tol tersebut, waktu tempuh dari Probolinggo menuju Banyuwangi diproyeksikan berkurang drastis, dari sekitar lima jam menjadi hanya sekitar tiga jam.
Efisiensi perjalanan ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga menekan biaya logistik dan distribusi barang yang selama ini menjadi tantangan bagi pelaku usaha.
Selain itu, Tol Prosiwangi diproyeksikan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur nasional pantai utara dan selatan Jawa Timur, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi kawasan industri, sentra pertanian, destinasi pariwisata, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah timur Jawa Timur.
Pemerintah optimistis kehadiran Tol Prosiwangi akan menjadi katalis percepatan pembangunan daerah, memperkuat konektivitas antarkawasan, meningkatkan daya saing ekonomi regional, serta menciptakan peluang investasi dan lapangan kerja baru bagi masyarakat. (***)

0 Komentar