![]() |
| Foto: Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukadami 1 di Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, |
Thekarawangpost.com - Cikarang Selatan | Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukadami 1 di Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, dipastikan tetap beroperasi sesuai standar kebersihan, kesehatan, dan keamanan pangan.
Kepastian tersebut disampaikan Babinsa Koramil 08/Lemahabang Kodim 0509/Kabupaten Bekasi usai mendampingi kegiatan Upaya Kesehatan Kerja (UKK) dalam rangka penilaian usulan kandidat penerima Penghargaan Mitra Bhakti Husada 2026, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan penilaian melibatkan unsur Kecamatan Cikarang Selatan, Puskesmas, penyuluh kesehatan, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa Desa Serang yang melakukan monitoring langsung terhadap seluruh proses operasional di SPPG Sukadami 1.
Babinsa Desa Serang, Serka Dadang, mengatakan hasil peninjauan menunjukkan proses pengolahan makanan, kebersihan ruang kerja, hingga sanitasi lingkungan telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, keterlibatan berbagai instansi menjadi bentuk pengawasan yang transparan dan berkesinambungan.
"Adanya pemeriksaan dan pembinaan dari lintas sektor menunjukkan bahwa SPPG Sukadami 1 tidak bekerja sendiri. Seluruh proses diawasi agar makanan yang disajikan tetap memenuhi standar kesehatan, gizi, dan keamanan pangan," ujar Serka Dadang.
Sementara itu, Kepala SPPG Sukadami 1, Hendra Permana, menyampaikan apresiasi atas pembinaan dan pendampingan yang dilakukan pemerintah daerah bersama instansi terkait.
Ia menilai setiap masukan dari tim penilai menjadi bahan evaluasi penting untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Menurut tim penyuluh kesehatan, penilaian UKK mencakup sejumlah indikator utama, di antaranya kebersihan area pengolahan makanan, kesehatan lingkungan kerja, higiene sanitasi, hingga penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Seluruh aspek tersebut menjadi dasar dalam penentuan kandidat penerima Penghargaan Mitra Bhakti Husada 2026.
Hendra juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait operasional SPPG.
Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan pelayanan berlangsung di bawah pembinaan dan pengawasan instansi berwenang sehingga kualitas layanan terus terjaga.
Di tempat terpisah, Danramil 08/Lemahabang Mayor Inf Sukoco menegaskan Koramil akan terus mengerahkan Babinsa untuk melakukan pendampingan dan monitoring terhadap seluruh kegiatan SPPG di wilayah binaannya.
"Pendampingan Babinsa merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat. Kehadiran Babinsa bertujuan memastikan pelayanan berjalan sesuai standar, sehingga masyarakat memperoleh makanan yang sehat, aman, dan berkualitas," tegas Mayor Sukoco.
Kegiatan UKK ini sekaligus mempertegas bahwa operasional SPPG Sukadami 1 berlangsung secara terbuka dengan pengawasan lintas sektor.
Evaluasi yang dilakukan menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas layanan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program pemenuhan gizi di Kabupaten Bekasi.
(Pendim 0509/Kabupaten Bekasi)

0 Komentar