![]() |
| Foto : SMPN 2 Suranenggala, Kabupaten Cirebon, resmi meluncurkan Bank Mini BCJ melalui program "Satu Rekening Satu Siswa", Jumat (31/7/2026). |
Nuansametro.com – Cirebon | Upaya membangun budaya literasi dan inklusi keuangan sejak dini terus mendapat perhatian dunia pendidikan. SMPN 2 Suranenggala, Kabupaten Cirebon, resmi meluncurkan Bank Mini BCJ melalui program "Satu Rekening Satu Siswa", Jumat (31/7/2026).
Program ini menjadi salah satu terobosan pendidikan yang menggabungkan pembentukan karakter dengan edukasi pengelolaan keuangan bagi para pelajar.
Melalui kerja sama dengan Bank BCJ Cabang Kapetakan, para siswa didorong untuk membiasakan diri menabung sejak usia sekolah sebagai bekal menghadapi masa depan.
Peluncuran Bank Mini BCJ berlangsung di lingkungan SMPN 2 Suranenggala dan dihadiri sejumlah pejabat serta unsur perbankan, di antaranya Kabag Perekonomian Kabupaten Cirebon yang mewakili Bupati Cirebon, Direktur Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) H. Suwardi, Direktur Operasional Bank BCJ Dini, Kapolsek Suranenggala, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, para kepala SMP se-Kabupaten Cirebon, serta jajaran Bank BCJ dan LPS.
Pada kesempatan tersebut, Bank BCJ bersama LPS juga menyerahkan bantuan perlengkapan untuk mushala SMPN 2 Suranenggala sebagai bentuk kepedulian terhadap sarana ibadah di lingkungan sekolah.
Kepala SMPN 2 Suranenggala, Hj. Tri Gayati, S.Pd., menjelaskan bahwa program tersebut merupakan gagasan yang lahir sejak dirinya pertama kali dipercaya memimpin sekolah tersebut.
"Program Satu Rekening Satu Siswa merupakan ide yang saya gagas sejak awal bertugas di SMPN 2 Suranenggala. Alhamdulillah, Bank BCJ Cabang Kapetakan menyambut baik dan merealisasikannya tahun ini. Tujuannya bukan sekadar mengajarkan anak menabung, tetapi membentuk karakter disiplin, mandiri, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sejak dini," ujar Tri Gayati kepada awak media.
Menurutnya, pendidikan saat ini tidak cukup hanya berfokus pada prestasi akademik. Di era digital dan globalisasi, siswa juga perlu dibekali kemampuan mengelola keuangan secara bijak sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Program tersebut juga sejalan dengan visi sekolah yang mengusung slogan SMANDA BERKILAU (Beriman, Berkarakter, Berwawasan Budaya), yang menitikberatkan pada pembentukan generasi berakhlak, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Tri Gayati juga mengimbau para orang tua agar tidak khawatir menitipkan tabungan anaknya di Bank BCJ.
Menurutnya, simpanan nasabah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sehingga memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Sementara itu, pihak Bank BCJ menyambut positif kolaborasi tersebut dan menilai Bank Mini di lingkungan sekolah menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan budaya menabung sejak usia dini.
Ke depan, program serupa direncanakan akan diperluas ke sekolah-sekolah SMP lainnya di Kabupaten Cirebon melalui jaringan Bank BCJ.
Peluncuran Bank Mini BCJ di SMPN 2 Suranenggala diharapkan menjadi contoh sinergi antara dunia pendidikan dan sektor perbankan dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, cakap mengelola keuangan, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
• semi


0 Komentar