Headline News

PHI dan SKK Migas Perkuat Sinergi dengan Media, Dorong Transparansi Industri Hulu Migas

Foto : Kegiatan Media Luncheon bertema "Merajut Dialog, Membangun Sinergi" yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (3/7/2026).

Nuansametro.com - Balikpapan | PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menegaskan komitmennya membangun kemitraan strategis dengan insan pers sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi industri hulu minyak dan gas bumi (migas) serta mendukung ketahanan energi nasional.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Media Luncheon bertema "Merajut Dialog, Membangun Sinergi" yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (3/7/2026). Forum ini menjadi ruang dialog terbuka antara perusahaan, regulator, dan puluhan jurnalis dari berbagai media nasional maupun regional.

Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan, menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat mengenai industri hulu migas yang selama ini dinilai memiliki kompleksitas tinggi.

Menurutnya, masyarakat tidak hanya perlu mengetahui capaian produksi migas, tetapi juga memahami berbagai komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di setiap aktivitas operasional.

"Rekan-rekan jurnalis memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang berimbang kepada masyarakat. Kami ingin publik memahami bahwa di balik capaian produksi terdapat komitmen terhadap keselamatan kerja, keberlanjutan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat yang terus dijalankan PHI," ujar Dony.

Sepanjang tahun 2025, PHI mencatat produksi minyak mencapai 58 ribu barel minyak per hari (MBOPD), sementara produksi gas mencapai 630 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Capaian tersebut menjadi kontribusi penting Regional 3 Kalimantan dalam mendukung target produksi migas nasional.

Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PHI terus mengembangkan wilayah kerja migas di Kalimantan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja, efisiensi operasi, kepatuhan terhadap regulasi, serta perlindungan lingkungan.

Sementara itu, perwakilan SKK Migas Kalimantan Sulawesi, Irfan, mengapresiasi langkah PHI yang terus membangun komunikasi terbuka dengan media. Menurutnya, sinergi antara kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), regulator, dan insan pers merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap industri hulu migas.

Ia menilai pemberitaan yang akurat dan berimbang mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran strategis sektor migas dalam menjaga pasokan energi nasional sekaligus menangkal penyebaran informasi yang tidak benar.

"Kolaborasi antara SKK Migas, KKKS, dan media menjadi fondasi penting untuk menciptakan iklim industri yang kondusif, transparan, dan mendapat dukungan masyarakat," katanya.

Dalam forum tersebut, PHI juga memaparkan perkembangan program kerja, realisasi lifting migas, implementasi program ESG, hingga tantangan investasi di wilayah operasi Kalimantan. Para jurnalis tidak hanya mengikuti sesi diskusi, tetapi juga dijadwalkan mengunjungi langsung wilayah kerja migas guna memperoleh gambaran utuh mengenai operasional perusahaan.

Dony menegaskan, media bukan sekadar penerima informasi perusahaan, melainkan mitra strategis dalam membangun literasi publik mengenai sektor energi nasional.

"Media bukan hanya penerima rilis. Media adalah mitra strategis untuk meluruskan hoaks, menjelaskan kebijakan, dan membangun optimisme bahwa energi nasional bisa kita jaga bersama," tegasnya.

Sebagai tindak lanjut dari sinergi tersebut, PHI bersama SKK Migas akan menggelar sejumlah program kolaboratif, di antaranya media visit ke wilayah kerja migas, pelatihan jurnalistik energi, serta forum diskusi berkala guna memperkuat komunikasi yang konstruktif antara industri migas dan insan pers.


(David Hardson)


0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro