![]() |
| Foto : Peternak domba dari berbagai daerah di Jawa Barat membanjiri arena Semi Kontes Domba yang digelar Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) DPC Kabupaten Karawang. |
Nuansametro.com - Karawang | Semangat para peternak domba dari berbagai daerah di Jawa Barat membanjiri arena Semi Kontes Domba yang digelar Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) DPC Kabupaten Karawang, Minggu (26/7)
Kegiatan yang merupakan bagian dari program "Sapa Warga Berbasis Budaya" ini tidak hanya menjadi ajang adu kualitas ternak, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, edukasi, dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis peternakan.
Kegiatan tersebut terselenggara atas kolaborasi HPDKI DPC Kabupaten Karawang bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Haji Jainal, serta jajaran pengurus HPDKI.
Ketua HPDKI DPC Kabupaten Karawang, Agus Raden, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta melampaui ekspektasi. Sebanyak 120 pasang atau sekitar 240 ekor domba dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
"Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat apresiasi dan antusiasme yang sangat luar biasa. Sebanyak 120 pasang atau sekitar 240 peserta telah mengikuti semi kontes ini," ujar Agus.
Peserta datang dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat, di antaranya Garut, Bogor, Tasikmalaya, Kuningan, Purwakarta, Bandung Barat, Subang, Kota Bandung, hingga Karawang sebagai tuan rumah. Setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp150.000 per ekor.
Meski dikemas dalam format semi kontes dan berlangsung hanya satu hari, kualitas penyelenggaraan serta tingginya partisipasi menunjukkan bahwa peternakan domba memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
Menurut Agus, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan mencari domba terbaik. Lebih dari itu, semi kontes menjadi wadah bagi para peternak untuk bertukar pengalaman, memperluas jaringan, sekaligus meningkatkan kualitas pembibitan melalui pengembangan ternak unggul.
"Kami ingin peternak semakin termotivasi untuk mengembangkan usahanya. Jika bibit yang dihasilkan semakin berkualitas, maka nilai ekonomi ternak juga akan meningkat dan berdampak pada kesejahteraan peternak," jelasnya.
Ia menambahkan, kemajuan sektor peternakan tidak hanya ditentukan oleh jumlah ternak, tetapi juga oleh kualitas bibit, inovasi dalam pemeliharaan, serta semangat para peternak untuk terus belajar mengikuti perkembangan dunia peternakan.
Karena itu, Agus mengajak seluruh peternak agar tidak cepat puas dan terus meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha peternakan.
"Pesan saya kepada seluruh peternak, tetap semangat, lebih giat, terus berinovasi, dan fokus menghasilkan bibit-bibit unggul agar peternakan domba di Karawang maupun Jawa Barat semakin maju dan mampu bersaing," tegasnya.
HPDKI Karawang berharap semi kontes domba ini dapat menjadi agenda rutin yang semakin besar setiap tahunnya. Selain mempererat hubungan antarpeternak, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem peternakan domba, meningkatkan kualitas bibit lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan yang berdaya saing.
• Irfan Sahab

0 Komentar