![]() |
| Foto : Bakal calon kepala desa Nur'Ali resmi mendaftarkan diri ke Sekretariat Panitia Pilkades, Rabu (29/7/2026), dengan mendapat dukungan ribuan warga. |
Nuansametro.com - Bekasi | Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bantarsari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, mulai memanas. Bakal calon kepala desa Nur'Ali resmi mendaftarkan diri ke Sekretariat Panitia Pilkades, Rabu (29/7/2026), dengan mendapat dukungan ribuan warga.
Lautan massa yang mengenakan kaus putih tampak mengiringi langkah Nur'Ali menuju lokasi pendaftaran. Antusiasme pendukung membuat halaman Kantor Desa Bantarsari dipadati warga yang datang untuk memberikan dukungan.
Menariknya, Nur'Ali mengaku tidak mengorganisasi maupun mengundang secara khusus masyarakat yang hadir mengantarkannya mendaftar.
"Ribuan orang yang mengiringi pendaftaran ini terdiri dari keluarga besar dan masyarakat. Padahal jujur, saya tidak mengundangnya," ujar Nur'Ali kepada wartawan di sela kegiatan.
Tahapan pengambilan dan penyerahan berkas pendaftaran yang telah dimulai panitia menjadi awal proses Pilkades Bantarsari. Sesuai jadwal, pemungutan suara akan digelar pada 20 September 2026.
Pada pencalonan perdananya, Nur'Ali mengusung visi "Desa Ditata, Masyarakat Sejahtera". Visi tersebut diwujudkan melalui komitmen memperbaiki tata kelola pemerintahan desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengoptimalkan potensi lokal demi kesejahteraan masyarakat.
Adapun misi yang diusung meliputi:
Mewujudkan pemerintahan desa yang aktif, responsif, transparan, dan berwibawa.
Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana desa agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
Mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan BUMDes, KDMP, dan kelompok-kelompok usaha sesuai ketentuan yang berlaku.
Memperkuat fungsi lembaga kemasyarakatan sebagai mitra strategis pemerintah desa.
Selain itu, Nur'Ali menegaskan akan memberikan perhatian serius terhadap pemberdayaan generasi muda melalui peningkatan peran aktif pemuda dalam pembangunan desa.
Di sektor pertanian, ia berkomitmen menghadirkan program yang mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani sebagai mata pencaharian utama warga Bantarsari.
Menurutnya, pembangunan desa hanya dapat berjalan baik apabila didukung tata kelola pemerintahan yang bersih, pelayanan yang profesional, serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Menjelang pelaksanaan Pilkades, Nur'Ali juga mengajak seluruh masyarakat menjaga suasana tetap kondusif serta mengedepankan persatuan meski memiliki pilihan politik yang berbeda.
"Mari kita ciptakan Pilkades yang damai, jujur, dan sportif. Pilihan boleh berbeda karena itu hak setiap warga. Jangan mudah terprovokasi dan jangan sampai kita diadu domba oleh siapa pun," tegasnya.
Pilkades Bantarsari diperkirakan akan berlangsung kompetitif. Tahapan pendaftaran menjadi momentum awal bagi para bakal calon untuk menunjukkan keseriusan sekaligus menggalang dukungan masyarakat menjelang hari pencoblosan pada 20 September 2026.
• Nana

0 Komentar