![]() |
| Foto : Suasana haru bercampur bahagia mewarnai acara kenaikan kelas dan kelulusan Angkatan V siswa TKQ, TPQ, dan MDTU Yayasan Alfa Raudhatut Thalibin Tahun Ajaran 2025–2026 |
Nuansametro.com - Karawang | Suasana haru bercampur bahagia mewarnai acara kenaikan kelas dan kelulusan Angkatan V siswa TKQ, TPQ, dan MDTU Yayasan Alfa Raudhatut Thalibin Tahun Ajaran 2025–2026 yang digelar di Kebon Kalapa RT 13/RW 06, Desa Karangsinom, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Selasa (16/6/2026).
Ratusan siswa bersama orang tua memadati lokasi kegiatan. Kirab kelulusan yang diiringi alunan angklung tradisional menjadi pembuka acara, menghadirkan nuansa semarak sekaligus mengharukan. Senyum dan wajah ceria para peserta didik menggambarkan kebanggaan atas perjalanan belajar yang telah mereka lalui selama satu tahun ajaran.
Namun di balik kemeriahan tersebut, tersimpan kisah perjuangan yang tidak ringan. Selama lima tahun berdiri, Yayasan Alfa Raudhatut Thalibin ternyata belum memiliki lahan maupun gedung permanen untuk kegiatan belajar mengajar. Pendidikan tetap berjalan dengan mengandalkan tempat kontrakan dan berpindah-pindah lokasi.
Ketua Komite Sekolah, Ujun Junaedi, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sempat membuat pengurus berada di titik terberat dalam mempertahankan keberlangsungan pendidikan keagamaan bagi masyarakat sekitar.
“Yayasan ini sudah berjalan lima tahun, tetapi sampai saat ini belum memiliki tempat sendiri. Kami hanya mengandalkan kontrakan, berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya,” ujar Ujun.
Menurutnya, yayasan bahkan pernah berada dalam situasi yang nyaris membuat kegiatan belajar mengajar terhenti karena tempat yang disewa harus dikembalikan kepada pemiliknya.
“Kami sempat putus asa dan menggantungkan nasib kepada orang tua siswa, apakah pendidikan ini akan dilanjutkan atau ditutup sampai di sini. Namun Allah berkehendak lain. Ada salah seorang orang tua murid yang memberikan sebagian rumahnya untuk dijadikan tempat belajar mengajar,” tuturnya.
Kisah tersebut menjadi bukti bahwa keberlangsungan Yayasan Alfa Raudhatut Thalibin tidak hanya ditopang oleh semangat para guru dan pengurus, tetapi juga oleh kepedulian masyarakat yang memiliki harapan besar terhadap pendidikan berbasis Al-Qur'an di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Ujun berharap pemerintah daerah dan para pemangku kebijakan dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan keagamaan, termasuk kesejahteraan tenaga pengajar yang selama ini mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan.
Acara tersebut turut dihadiri pengurus yayasan, komite sekolah, Ketua Badko Zona 10, tokoh masyarakat, orang tua siswa, serta anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Partai NasDem, H. Erick Heryawan Kusumah, SE.
Dalam sambutannya, Erick menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan karakter generasi penerus bangsa.
“Pendidikan itu sangat penting, apalagi pendidikan anak usia dini yang menjadi fondasi pembentukan karakter. Dengan karakter orang yang terdidik, pembangunan bisa lebih jelas fokusnya. Anak-anak harus mendapatkan pendidikan yang baik,” katanya.
Ia menilai Kabupaten Karawang membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang kuat sesuai nilai-nilai Islam.
Menanggapi kondisi yayasan yang hingga kini belum memiliki gedung permanen, Erick mengaku terenyuh melihat ketulusan para pengurus dan guru yang tetap menjalankan tugas pendidikan di tengah berbagai keterbatasan.
“Para pengurus bekerja lillahi ta’ala. Tempat belajarnya sudah berpindah-pindah hingga empat kali karena belum memiliki lahan sendiri. Saya pribadi merasa terharu melihat keikhlasan para guru. Mudah-mudahan ke depan kita bisa ikut berkontribusi,” tegasnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada para pengurus agar terus istiqamah memperjuangkan pendidikan bagi generasi muda.
“Insya Allah niat baik mah Allah oge moal cicing. Pasti ada solusi atas keresahan Kang Joe. Tetap semangat memperjuangkan pendidikan,” pungkasnya.
Kenaikan kelas dan kelulusan Angkatan V Yayasan Alfa Raudhatut Thalibin tahun ini bukan sekadar seremoni akademik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi cerminan perjuangan para pendidik yang terus menyalakan cahaya ilmu di tengah keterbatasan fasilitas.
Di saat banyak lembaga pendidikan telah menikmati sarana yang memadai, yayasan ini masih berjuang mencari tempat berpijak. Namun keterbatasan itu tidak memadamkan semangat mereka untuk mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia.
Kini, harapan besar tertuju kepada pemerintah, dunia usaha, para dermawan, dan seluruh elemen masyarakat agar hadir memberikan dukungan nyata.
Sebab, di balik bangunan yang belum berdiri, ada mimpi besar yang terus diperjuangkan: menghadirkan pendidikan Islam yang berkualitas dan berkelanjutan bagi anak-anak Karawang. (***)

0 Komentar