![]() |
| Foto : Pelaksanaan Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Masa Bakti XXIII yang digelar di Hotel Grand Karawang Indah, Kamis (4/6/2026). |
Nuansametro.com - Karawang | Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karawang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik melalui pelaksanaan Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Masa Bakti XXIII yang digelar di Hotel Grand Karawang Indah, Kamis (4/6/2026).
Mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas”, forum tersebut menjadi momentum strategis bagi organisasi profesi guru terbesar di Karawang untuk merumuskan arah kebijakan, mengevaluasi program kerja, sekaligus memperkuat peran guru dalam mencetak sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Sekitar 90 peserta yang merupakan perwakilan pengurus cabang PGRI se-Kabupaten Karawang mengikuti kegiatan tersebut.
Selain itu, hadir pula 30 tamu undangan, jajaran pengurus daerah, serta Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, yang mewakili Bupati Karawang. Kehadiran pemerintah daerah dinilai menjadi bukti nyata dukungan terhadap penguatan sektor pendidikan dan peningkatan kualitas tenaga pendidik di Karawang.
Ketua Pelaksana Konkerkab I, Waya Albana, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa PGRI Karawang tengah menyiapkan sejumlah program inovatif guna meningkatkan motivasi dan kompetensi guru. Salah satu program unggulan yang akan segera diluncurkan adalah pemilihan Mojang Jajaka Guru Karawang.
“Pada bulan Juli atau Agustus mendatang, kami akan melakukan seleksi terhadap guru-guru terbaik mulai dari jenjang PAUD, SD hingga SMP. Dari proses tersebut akan dipilih 12 pasangan putra dan putri terbaik yang nantinya menjadi Mojang Jajaka Guru Karawang,” ujar Waya.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya menjadi ajang pencarian figur guru inspiratif, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan kepada para pendidik yang memiliki dedikasi tinggi, inovatif, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Karawang, H. Uyat, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa Konkerkab merupakan forum penting dalam struktur organisasi yang berfungsi menentukan arah kebijakan PGRI setelah Forum Kabupaten (Forkab).
Dalam arahannya, Uyat meminta seluruh pengurus cabang dan unsur organisasi memanfaatkan forum tersebut untuk melahirkan program-program yang memberikan dampak nyata bagi anggota dan dunia pendidikan.
“Forum ini dilindungi oleh janji organisasi dan seluruh anggota wajib setia terhadap keputusan yang dihasilkan. Saya meminta kepada seluruh ketua cabang dan unsur organisasi agar melahirkan program-program yang benar-benar berdampak, bukan hanya bersifat seremonial semata,” tegasnya.
Ia menilai tantangan pendidikan saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan organisasi profesi yang solid, adaptif, dan mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi guru di lapangan.
Apresiasi terhadap kinerja PGRI Karawang juga datang dari Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat, H. Akhmad Juhana, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, ia memuji kekompakan organisasi serta sinergi yang terjalin antara PGRI Karawang dan Pemerintah Kabupaten Karawang.
“Karawang luar biasa. Kehadiran Wakil Bupati dalam kegiatan ini menunjukkan hubungan yang harmonis antara organisasi profesi guru dan pemerintah daerah. Ini menjadi modal penting dalam membangun pendidikan yang lebih maju,” ujarnya.
Akhmad juga mengingatkan seluruh pengurus dan anggota PGRI agar senantiasa berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi dalam menjalankan setiap program dan kebijakan.
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan organisasi menjadi fondasi utama dalam menjaga marwah serta keberlangsungan PGRI sebagai wadah perjuangan para guru.
Melalui Konkerkab I Masa Bakti XXIII ini, PGRI Kabupaten Karawang diharapkan mampu melahirkan program kerja yang inovatif, progresif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan.
Lebih dari sekadar agenda organisasi, konferensi kerja tersebut menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat sinergi antara guru, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing tinggi.
Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, PGRI Karawang menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan kualitas guru dan pendidikan, sekaligus mendukung terwujudnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
• NP

0 Komentar