![]() |
| Foto : Komitmen mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat kembali ditunjukkan Polres Metro Tangerang Kota melalui program Jaga Jakarta On The Spot. |
Nuansametro.com – Tangerang | Komitmen mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat kembali ditunjukkan Polres Metro Tangerang Kota melalui program Jaga Jakarta On The Spot. Program yang mengedepankan dialog langsung dan penyelesaian persoalan warga ini digelar di Aula Lapangan Komplek Wisma Tajur, RW 07, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Kamis (4/6/2026).
Tak sekadar menjadi forum penyampaian pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kegiatan tersebut juga diwarnai aksi sosial berupa pemberian santunan kepada 10 warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.
Kegiatan dihadiri Kasat Binmas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Rachmad Hariyanto, Wakapolsek Ciledug AKP Edi Suryadi, unsur pemerintah kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pokdarkamtibmas, serta puluhan warga setempat.
Dalam sambutannya, AKBP Rachmad Hariyanto menegaskan bahwa program Jaga Jakarta On The Spot merupakan implementasi dari program JAGA JAKARTA+ yang bertujuan memperkuat komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.
“Polisi tidak bisa bekerja sendiri menjaga keamanan. Polisi adalah masyarakat dan masyarakat adalah polisi. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi harus terus diperkuat agar tercipta lingkungan yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, warga juga mendapatkan edukasi mengenai berbagai ancaman gangguan kamtibmas yang saat ini menjadi perhatian aparat kepolisian.
Mulai dari maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan narkoba, aksi tawuran remaja, hingga kejahatan siber yang semakin beragam modusnya.
AKBP Rachmad mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi curanmor yang belakangan semakin meresahkan.
“Saat ini pelaku curanmor semakin nekat, bahkan tidak jarang membawa senjata api. Gunakan kunci pengaman tambahan dan segera laporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” tegasnya.
Sesi dialog interaktif menjadi momen yang paling dinanti warga. Berbagai pertanyaan dan keluhan disampaikan secara langsung kepada jajaran kepolisian.
Salah seorang warga, Suhendi, menanyakan cara mengenali modus kejahatan siber yang dilakukan melalui sambungan telepon. Menanggapi hal itu, petugas mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada penelepon yang mengaku sebagai pejabat atau petugas instansi tertentu tanpa melakukan verifikasi identitas terlebih dahulu.
Sementara itu, warga lainnya, Herna, mengungkapkan kekhawatirannya terkait maraknya penipuan berkedok surat elektronik tilang atau e-Tilang yang dikirim melalui pesan singkat maupun aplikasi perpesanan.
Menjawab pertanyaan tersebut, pihak kepolisian menegaskan bahwa masyarakat yang menerima pesan mencurigakan atau menjadi korban penipuan dapat segera melapor ke Polsek maupun Polres dengan membawa bukti-bukti pendukung untuk ditindaklanjuti.
Tak hanya itu, warga juga mempertanyakan efektivitas layanan darurat 110. Polisi memastikan setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti dengan target kehadiran petugas maksimal 15 menit setelah laporan diterima, menyesuaikan kondisi dan jarak lokasi kejadian.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari melalui kegiatan tersebut mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjaga keamanan lingkungan dan memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengaktifkan kembali pos kamling, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak terlibat tawuran maupun geng motor, serta segera memanfaatkan layanan 110 apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun tindak pidana,” kata Jauhari.
Menurutnya, program Jaga Jakarta On The Spot akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kehadiran langsung jajaran kepolisian di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari warga karena dinilai membuka ruang komunikasi yang lebih dekat, sekaligus menjadi wadah penyampaian berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.
Pewarta: Zul


0 Komentar