Headline News

FWJI Karawang Desak Pembentukan Satgas Pelajar, THM Diduga Jadi Titik Rawan Pergaulan Remaja

Foto : Video diduga pesta kaum LGBT yang viral di media sosial. (Ist)

Nuansametro.com - Karawang | Sebuah video yang beredar luas di media sosial memicu kehebohan publik setelah diduga memperlihatkan aktivitas di salah satu tempat hiburan malam (THM) yang ada di Kabupaten Karawang. 

Dalam video tersebut tampak sejumlah pengunjung tengah berjoget dan berinteraksi dekat satu sama lain. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang terkait lokasi, waktu, maupun identitas para pihak yang terekam.

Peredaran video itu memunculkan beragam reaksi dari masyarakat. Sebagian pihak menyuarakan keprihatinan terhadap dugaan adanya aktivitas yang dinilai tidak sesuai dengan norma sosial, serta kekhawatiran keterlibatan usia remaja dalam lingkungan hiburan malam yang seharusnya memiliki batasan usia yang jelas.

Bendahara Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil Karawang, Ratna Dewi, menyampaikan desakan agar pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan penelusuran dan langkah penertiban jika ditemukan pelanggaran di lapangan. 

Ia menilai pengawasan terhadap akses pelajar ke tempat hiburan malam perlu diperketat agar tidak terjadi penyalahgunaan ruang publik oleh kelompok usia di bawah umur.

“Pengawasan harus diperkuat. Jika benar ada pelajar yang masuk ke tempat hiburan malam, maka harus ada tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

Ratna juga mendorong Dinas Pendidikan dan pihak terkait untuk meningkatkan edukasi serta pembinaan kepada pelajar mengenai penggunaan waktu luang dan pergaulan yang sehat. 

Ia menilai peran keluarga tetap menjadi kunci utama dalam pengawasan anak di luar rumah.

Sementara itu, sejumlah pemerhati sosial menilai kasus ini perlu disikapi secara hati-hati agar tidak berkembang menjadi disinformasi atau stigmatisasi terhadap kelompok tertentu. 

Mereka menegaskan pentingnya verifikasi fakta oleh aparat sebelum publik menarik kesimpulan, termasuk memastikan apakah lokasi dan peristiwa dalam video benar terjadi di Karawang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait keaslian maupun konteks video yang beredar tersebut. 

Publik pun diimbau untuk tidak menyebarkan ulang konten yang belum terverifikasi guna menghindari potensi kesalahpahaman dan dampak sosial yang lebih luas.


• Irfan Sahab 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro