Headline News

Satlantas Polres Metro Tangerang Kota Pasang Barrier Beton di Jembatan Bayur, Tekan Risiko Kecelakaan

Foto: pemasangan barrier beton di kawasan Jembatan Bayur, Jalan Raya Sangego, Kota Tangerang, Senin (4/5/2026).

Nuansametro.com - Tangerang | Upaya menekan angka kecelakaan di titik rawan terus dilakukan jajaran Satlantas Polres Metro Tangerang Kota. Salah satunya melalui rekayasa lalu lintas berupa pemasangan barrier beton di kawasan Jembatan Bayur, Jalan Raya Sangego, Kota Tangerang, Senin (4/5/2026).

Langkah ini bukan sekadar penataan fisik jalan, tetapi bagian dari strategi preventif untuk memperkuat keamanan dan keselamatan pengguna jalan di jalur yang dikenal memiliki tingkat kerawanan kecelakaan cukup tinggi.

Kegiatan tersebut dilakukan secara kolaboratif bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang, menandai sinergi lintas sektor dalam membenahi infrastruktur sekaligus mengendalikan arus lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Nopta Histaris Suzan, menegaskan bahwa pemasangan barrier beton merupakan langkah konkret untuk menutup celah potensi kecelakaan yang kerap terjadi di area jembatan.

“Ini langkah preventif. Selain mengurangi risiko kecelakaan, juga untuk menata arus kendaraan agar lebih tertib dan terkendali,” ujarnya.

Selama proses pemasangan berlangsung, personel Unit Turjagwali turut diterjunkan guna memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar. Pengamanan di lapangan dipimpin oleh Iptu Ahmad Suhrizal bersama sejumlah anggota lainnya.

Keberadaan barrier beton diharapkan mampu mengarahkan pergerakan kendaraan, mencegah manuver berbahaya, serta mengurangi potensi tabrakan frontal yang kerap terjadi di jalur sempit seperti jembatan.

Meski demikian, kepolisian menekankan bahwa faktor keselamatan tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kedisiplinan pengguna jalan. 

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mematuhi rambu lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan saat melintas di kawasan tersebut.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa penanganan titik rawan kecelakaan tidak bisa ditunda—kombinasi rekayasa lalu lintas dan kesadaran pengendara menjadi kunci utama menekan angka kecelakaan di Kota Tangerang.


• ZuL 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro