Nuansametro.com - Karawang | Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil tidak menyurutkan semangat masyarakat dalam menjalankan ibadah qurban. Hal itu terlihat dari antusiasme jamaah Masjid Attaqwa Dusun Pedes II dan Masjid Al-Jihad Dusun Pedes I, Desa Payungsari, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, pada momentum Idul Adha tahun ini.
Melalui program tabungan qurban yang dikelola secara rutin, transparan, dan penuh gotong royong, Panitia Qurban Masjid Attaqwa berhasil menyembelih 4 ekor sapi dan 15 ekor domba. Sementara Panitia Qurban Masjid Al-Jihad juga menyembelih 4 ekor sapi dan 17 ekor domba.
Ketua Panitia Qurban Masjid Attaqwa, Sopyan Hadi, S.Pd.I mengatakan, tingginya partisipasi jamaah menjadi bukti kuat bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial masyarakat masih terjaga meski di tengah tekanan ekonomi.
“Alhamdulillah, walaupun kondisi ekonomi saat ini cukup berat, para jamaah masih antusias menitipkan hewan qurban untuk disembelih. Tahun ini kami memotong 4 ekor sapi dan 15 ekor domba,” ujar Sopyan.
Daging qurban tersebut kemudian dibagikan kepada 788 warga di Dusun Pedes II. Tidak hanya itu, panitia juga menyalurkan bantuan beras kepada 57 orang lanjut usia (jompo) serta santunan bagi 66 anak yatim.
“Mudah-mudahan segala kebaikan bapak dan ibu yang telah berqurban dibalas oleh Allah SWT dengan keberkahan dan rezeki yang berlipat,” tambahnya.
Sementara itu, Panitia Qurban Masjid Al-Jihad Dusun Pedes I juga menunjukkan semangat yang sama dengan menyembelih 4 ekor sapi dan 17 ekor domba. Daging qurban kemudian didistribusikan kepada sedikitnya 505 warga di wilayah Dusun Pedes I.
Kegiatan qurban yang berlangsung penuh kebersamaan tersebut menjadi cerminan kuatnya nilai solidaritas sosial masyarakat Desa Payungsari. Di tengah tantangan ekonomi, warga tetap mengedepankan kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama.
(Zis)

0 Komentar