![]() |
| Foto : Universitas Buana Perjuangan Karawang melaksanakan pelantikan sejumlah pejabat strategis di lingkungan kampus. (Ist) |
Nuansametro.com - Karawang | Universitas Buana Perjuangan Karawang kembali menunjukkan langkah serius dalam memperkuat tata kelola kelembagaan dan mutu pendidikan tinggi melalui pelantikan sejumlah pejabat strategis di lingkungan kampus.
Momentum ini menjadi penegasan arah transformasi universitas dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif dan dinamis.
Pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut mencakup Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI), Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), para dekan fakultas, hingga ketua program studi dari berbagai disiplin ilmu.
Kegiatan dihadiri jajaran pimpinan yayasan, sivitas akademika, serta tamu undangan.
Hadir dalam kesempatan itu Sekretaris Yayasan Buana Pangkal Perjuangan, Dr. Ahmad Fauzi, yang menegaskan pentingnya penguatan sistem tata kelola perguruan tinggi berbasis profesionalisme, akuntabilitas, dan pelayanan akademik yang berkualitas.
Rektor UBP Karawang, Budi Rismayadi, menegaskan bahwa pelantikan pejabat strategis bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian dari langkah besar memperkuat transformasi kelembagaan universitas.
Menurutnya, perguruan tinggi modern tidak lagi cukup hanya menghasilkan lulusan unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu membangun budaya ilmiah yang inovatif, adaptif, serta berintegritas tinggi.
“Perguruan tinggi hari ini harus mampu bergerak dinamis menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Kepemimpinan akademik menjadi kunci dalam membangun budaya mutu, riset yang produktif, serta pengabdian masyarakat yang berdampak nyata,” ujar Budi Rismayadi.
Ia menambahkan, penguatan lembaga strategis seperti LPPM, SPI, dan LPM menjadi fondasi penting dalam mewujudkan good university governance.
Menurutnya, LPPM memiliki peran sentral dalam mendorong riset dan pengabdian masyarakat berbasis kebutuhan nyata, SPI memperkuat transparansi dan pengawasan internal, sedangkan LPM menjadi ujung tombak pengendalian mutu pendidikan tinggi.
Dalam pelantikan tersebut, UBP Karawang resmi menunjuk April Lia Hananyo sebagai Ketua LPPM, Afif Hakim sebagai Ketua SPI, serta Neni Triana sebagai Ketua LPM.
Selain itu, sejumlah dekan fakultas juga dilantik untuk memimpin pengembangan akademik dan kelembagaan di masing-masing fakultas.
Mereka adalah Citra Savitri sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Deny Guntara sebagai Dekan Fakultas Hukum, Anggy Giri Prawiyogi sebagai Dekan FKIP, Cempaka Putrie Dimala sebagai Dekan Fakultas Psikologi, Anggun Hari Kusumawati sebagai Dekan Fakultas Farmasi, Hanny Hikmayanti Handayani sebagai Dekan Fakultas Ilmu Komputer, serta Ade Suhara sebagai Dekan Fakultas Teknik.
Tak hanya memperkuat level fakultas, UBP Karawang juga melantik sejumlah ketua program studi guna memperkuat kualitas akademik berbasis disiplin ilmu dan kebutuhan dunia industri.
Langkah ini dinilai sebagai strategi penting dalam meningkatkan daya saing lulusan sekaligus memperkuat relevansi pendidikan tinggi terhadap kebutuhan masyarakat.
Budi Rismayadi menekankan bahwa kolaborasi antarunit di lingkungan kampus menjadi faktor penting dalam membangun universitas unggul.
Ia berharap seluruh pejabat yang dilantik mampu menghadirkan inovasi kebijakan, meningkatkan pelayanan akademik, serta menciptakan ekosistem pendidikan yang responsif terhadap perkembangan zaman.
“Pelantikan ini menjadi simbol komitmen UBP Karawang dalam memperkuat kapasitas institusi menuju perguruan tinggi unggul yang berdaya saing nasional maupun global, dengan menempatkan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola akademik sebagai prioritas utama pembangunan pendidikan tinggi,” pungkasnya.
• NP

0 Komentar