![]() |
| Foto : Wakil Presiden WPO |
Nuansametro.com - London | Momentum Hari Pers Sedunia 2026 menjadi panggung pengakuan internasional bagi Forum Wartawan Jaya Indonesia. Dari jantung Eropa, Wakil Presiden World Press Organization Zona Eropa, Dr. Rabit Sadiku, menyampaikan ucapan selamat sekaligus dukungan penuh atas kiprah FWJI dalam menjaga integritas dunia pers.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan secara virtual, Sadiku tidak sekadar memberi apresiasi seremonial. Ia menegaskan bahwa di tengah gelombang disinformasi global, organisasi pers seperti FWJI memainkan peran strategis sebagai penjaga kebenaran sekaligus penyeimbang narasi publik.
“Jurnalisme bukan hanya soal menyampaikan fakta, tetapi tentang keberanian menyuarakan kebenaran dengan etika,” tegasnya.
Pernyataan ini menjadi penekanan bahwa kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab moral.
Jurnalisme: Antara Fakta dan Misi Kemanusiaan
Sadiku menggarisbawahi bahwa tantangan pers di tahun 2026 semakin kompleks. Informasi tidak lagi sekadar alat komunikasi, tetapi telah menjadi instrumen yang dapat memicu konflik atau justru menciptakan perdamaian.
Menurutnya, jurnalisme masa kini dituntut untuk:
Menyajikan informasi akurat di tengah banjir hoaks
Menjaga etika dalam setiap produksi berita
Menjadi jembatan dialog antar masyarakat global
“Informasi yang benar dan beretika adalah fondasi perdamaian dunia,” ujarnya, menegaskan posisi jurnalis sebagai aktor penting dalam stabilitas sosial global.
FWJI: Dari Nasional Menuju Pengakuan Global
Dari Jakarta, Bendahara Umum FWJI, Tri Wulansari, menyambut apresiasi tersebut dengan nada optimistis. Ia menyebut dukungan dari World Press Organization dan WPI Dunia sebagai dorongan besar bagi organisasi untuk terus berkembang.
“Kami tidak hanya bangga, tetapi juga tertantang untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kontribusi nyata bagi dunia pers,” ungkapnya.
Pengakuan ini menjadi sinyal bahwa FWJI tidak lagi sekadar pemain domestik, melainkan bagian dari ekosistem pers global yang diperhitungkan.
Lebih dari Sekadar Seremoni
Apresiasi internasional ini bukan hanya simbolis. Ada pesan kuat di baliknya: dunia membutuhkan jurnalisme yang berani, bersih, dan beretika.
Dengan meningkatnya tekanan terhadap kebebasan pers di berbagai negara, kolaborasi lintas organisasi seperti antara FWJI dan WPO menjadi semakin relevan. Sinergi ini diharapkan mampu:
Memperkuat perlindungan jurnalis
Meningkatkan standar etika global
Mendorong kualitas media yang lebih kredibel
Penegasan Arah Pers Masa Depan
Di akhir pernyataannya, Sadiku kembali menegaskan harapannya agar FWJI terus konsisten berada di garis depan perjuangan pers yang independen dan bertanggung jawab.
Dukungan dari Eropa ini menjadi pengingat: masa depan jurnalisme tidak hanya ditentukan oleh kebebasan berbicara, tetapi oleh keberanian menjaga kebenaran.
Dan dalam lanskap itulah, FWJI kini berdiri tidak hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai bagian dari gerakan global menjaga marwah pers.
• Irfan Sahab

0 Komentar