![]() |
| Foto : Para alumni SMPN LA 1 saat ngopi bareng. |
Nuansametro.com - Karawang | Waktu boleh berlalu puluhan tahun, namun ikatan persahabatan sejati tetap menemukan jalannya untuk kembali. Itulah yang tergambar dalam pertemuan hangat para alumni SMP Negeri Lemahabang 1 angkatan 1987 yang digelar secara spontan pada Minggu, 19 April 2026, di kediaman Haji Wily, Lemahabang, Karawang.
Tanpa perencanaan panjang, gagasan sederhana dari salah satu alumni, Abdul Rofik, menjadi pemantik berkumpulnya kembali rekan-rekan lama yang telah lama terpisah sejak masa sekolah menengah pertama.
Pertemuan yang awalnya sekadar ajakan untuk ngopi dan makan siang, berubah menjadi momen penuh makna yang sarat nostalgia.
Puluhan tahun tak bersua, para alumni larut dalam suasana akrab. Percakapan mengalir hangat, mulai dari cerita keluarga, anak dan cucu, hingga perjalanan karier masing-masing.
Sekat waktu seolah runtuh, digantikan tawa lepas dan canda yang menghidupkan kembali kenangan masa remaja.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kebersamaan tersebut, di antaranya Endang Nupo, Ketua Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Karawang, Bah Budi Isun, Ketua Gibas Motor Club Karawang (GMC), Haji Budi Agustian, tokoh masyarakat Lemahabang, serta Dede Mulyana, Ketua BPD Desa Kedawung. Hadir pula Bah Dedi dan alumni lainnya yang turut meramaikan suasana.
Namun dalam pertemuan itu, jabatan dan status sosial seakan kehilangan maknanya. Semua kembali menjadi diri mereka yang dulu sahabat, teman seperjuangan, yang pernah berbagi bangku kelas dan mimpi-mimpi sederhana.
Cerita lama kembali dihidupkan tentang kenakalan remaja, guru-guru yang berkesan, hingga cita-cita yang pernah dirajut bersama.
Waktu terasa melunak, dan usia yang kian bertambah tak mampu mengikis semangat kebersamaan yang tetap terasa muda.
Lebih dari sekadar temu kangen, reuni ini menjadi pengikat kembali tali silaturahmi yang sempat terpisah oleh jarak dan waktu. Sebuah pengingat bahwa sejauh apa pun langkah kaki melangkah, selalu ada ruang untuk pulang pada kenangan, pada persahabatan.
Dari pertemuan sederhana ini, lahir pula gagasan untuk menggelar reuni yang lebih besar di masa mendatang, dengan mengundang lebih banyak alumni SMPN Lemahabang 1 agar kebersamaan ini dapat dirasakan lebih luas.
Karena pada akhirnya, persahabatan sejati bukan tentang seberapa sering bertemu, melainkan seberapa kuat rasa itu tetap hidup meski waktu memisahkan.
• Irfan Sahab

0 Komentar