![]() |
| Foto : Direktur Utama Perumdam Tirta Tarum Karawang, Ade Dikdik Isnandar. (Ist) |
Nuansametro.com - Karawang | Perumdam Tirta Tarum Karawang mulai menerapkan kebijakan work from home (WFH) pada Jumat, 17 April 2026, sebagai bagian dari upaya penghematan energi sesuai arahan pemerintah. Namun kebijakan ini tidak berlaku menyeluruh layanan publik tetap menjadi prioritas utama.
Direktur Utama Ade Dikdik Isnandar menegaskan bahwa hanya unit-unit tertentu yang menjalankan WFH, terutama yang berkaitan dengan administrasi perkantoran. Sementara itu, fungsi pelayanan langsung kepada masyarakat tetap berjalan normal.
“Kami sudah menyiapkan semuanya. WFH bukan alasan untuk menurunkan kinerja. Justru produktivitas harus tetap tinggi karena ini bukan liburan, melainkan kerja dari rumah,” ujar Dikdik, Kamis (16/4/2026).
Kebijakan ini juga telah dilaporkan kepada Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, sebagai bentuk koordinasi dengan pemerintah daerah.
Di tengah penyesuaian pola kerja, Perumdam Tirta Tarum tetap memasang target ambisius: menambah 12.000 pelanggan baru pada tahun ini. Saat ini, jumlah pelanggan tercatat sekitar 152 ribu. Dikdik optimistis target tersebut tetap realistis.
“WFH tidak akan mengganggu layanan. Program penambahan pelanggan tetap berjalan dan kami yakin bisa tercapai,” tegasnya.
Langkah WFH ini sekaligus memperkuat strategi efisiensi yang sebelumnya telah dijalankan perusahaan.
Perumdam menargetkan penghematan operasional setidaknya 10 persen, terutama dari biaya-biaya kantor yang selama ini cukup besar.
Pengawasan juga menjadi perhatian serius. Perusahaan membentuk tim khusus atau task force untuk memastikan karyawan tetap bekerja optimal meski dari rumah.
“Akan ada petugas yang mengawasi pelaksanaan WFH. Intinya, disiplin dan kinerja tetap harus terjaga,” pungkas Dikdik.
Kebijakan ini menjadi ujian nyata, apakah efisiensi dan fleksibilitas kerja bisa berjalan seiring tanpa menggerus kualitas layanan publik. Perumdam Tirta Tarum tampaknya memilih untuk tidak sekadar beradaptasi, tetapi juga tetap agresif dalam mengejar pertumbuhan.
• NP

0 Komentar