Headline News

Khutbah Jumat di Masjid Al Ghomidi De Keraton, Pesan Kuat Ketua MUI Pancawati Tentang Ramadhan Dan Jelang IdulFitri

Foto : Mesjid Jam'an Al Ghomidi perumahan de Keraton desa Pancawati.

Nuansametro.com - Klari | Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan Shalat Jumat di Masjid Jam'an Al Ghomidi, Perumahan De Keraton, Desa Pancawati kecamatan Klari kabupaten Karawang, Jawa Barat. Bertindak sebagai khatib, Ketua MUI Desa Pancawati menyampaikan khutbah yang menggugah tentang keutamaan bulan suci Ramadhan serta makna mendalam sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dalam khutbahnya, beliau menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar kewajiban menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum pembentukan karakter takwa dan peningkatan kualitas iman. 

Ia mengingatkan bahwa setiap amalan di bulan Ramadhan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Menguatkan pesannya, khatib mengutip hadis Nabi Muhammad SAW:

“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Selain itu, ia juga menyampaikan hadis lain yang menegaskan keistimewaan Ramadhan:

“Apabila datang bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Menurutnya, hadis tersebut menjadi pengingat bahwa Ramadhan adalah kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan oleh umat Islam untuk memperbanyak ibadah, sedekah, dan memperbaiki hubungan dengan sesama.

Memasuki bagian akhir khutbah, khatib menyoroti pentingnya memanfaatkan hari-hari terakhir Ramadhan, terutama sehari menjelang Idul Fitri. 

Ia menegaskan bahwa momen tersebut bukan sekadar persiapan lahiriah, tetapi juga waktu terbaik untuk introspeksi dan penyempurnaan ibadah.

“Sehari sebelum Idul Fitri adalah waktu untuk memastikan bahwa kita benar-benar kembali kepada fitrah membersihkan hati dari iri, dengki, dan dosa, serta memperkuat silaturahmi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menunaikan zakat fitrah sebagai penyempurna ibadah puasa, sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada sesama yang membutuhkan.

Khutbah ditutup dengan ajakan agar jamaah menjadikan Ramadhan sebagai titik balik kehidupan, bukan sekadar rutinitas tahunan. Harapannya, nilai-nilai Ramadhan tetap terjaga bahkan setelah bulan suci berlalu.

Pelaksanaan Shalat Jumat berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan, dengan jamaah yang tampak antusias menyimak pesan-pesan yang disampaikan.


• Jhon Fikri 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro