![]() |
| Foto : Ketua Umum Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Harimau Raya, Dimas Wahyu, S.H., Pid., yang akrab disapa Bang Rangga. |
Nuansametro.com - Jakarta | Kumandang takbir yang menggema di seluruh penjuru negeri menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan sekaligus datangnya Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Di tengah suasana kemenangan tersebut, pesan reflektif dan kritis disampaikan oleh Ketua Umum Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Harimau Raya, Dimas Wahyu, S.H., Pid., yang akrab disapa Bang Rangga.
Dalam keterangannya pada Kamis (19/3/2026), Bang Rangga tidak hanya menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri, tetapi juga menekankan makna mendalam dari hari raya sebagai momentum evaluasi moral baik secara personal maupun institusional.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar LBH Harimau Raya, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal ‘Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Lebih dari sekadar tradisi tahunan, Bang Rangga menilai Idul Fitri sebagai titik balik untuk kembali pada nilai-nilai fitrah: kejujuran, keadilan, dan kemanusiaan. Ia secara terbuka mengakui bahwa dalam perjuangan menegakkan keadilan, tidak semua langkah selalu berjalan sempurna.
“Jika dalam perjalanan memperjuangkan keadilan terdapat sikap atau pernyataan yang kurang berkenan, kami memohon maaf. Namun perlu ditegaskan, setiap langkah yang kami ambil adalah bagian dari tanggung jawab moral dalam membela hak masyarakat,” tegasnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan posisi LBH Harimau Raya sebagai lembaga yang tidak hanya bergerak di ranah hukum, tetapi juga membawa misi sosial yang lebih luas—yakni memperkuat akses keadilan bagi masyarakat yang kerap terpinggirkan.
Bang Rangga juga menggarisbawahi bahwa nilai-nilai Idul Fitri harus menjadi energi kolektif bagi seluruh elemen bangsa, khususnya para penegak hukum dan aktivis. Menurutnya, tantangan keadilan di Indonesia masih memerlukan keberanian, integritas, dan solidaritas yang kuat.
“Idul Fitri harus menjadi pengingat bahwa keadilan bukan hanya konsep hukum, tetapi juga panggilan kemanusiaan. Kita semua punya tanggung jawab untuk menjaga persatuan dan memastikan hukum berdiri di atas kepentingan rakyat,” katanya.
Ia berharap momentum ini tidak berhenti pada seremoni, melainkan berlanjut menjadi komitmen nyata dalam membangun sistem hukum yang lebih adil dan berpihak pada masyarakat.
Menutup pernyataannya, Bang Rangga menyampaikan doa penuh harap:
“Minna wa minkum, taqabbal yaa kariim. Wa ja’alanallahu wa iyyakum minal ‘aidin wal faizin wal maqbulin. Kullu ‘aamin wa antum bi khair.”
Sementara itu, Wakil Direktur LBH Harimau Raya, Saeful, S.H., atau yang dikenal sebagai Bang Iful, turut menyampaikan ucapan serupa. Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan.
“Atas nama keluarga besar LBH Harimau Raya, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat,” ucapnya.
Di tengah perayaan kemenangan, pesan yang dibawa LBH Harimau Raya menjadi pengingat bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang kembali suci secara spiritual, tetapi juga tentang memperbarui komitmen dalam memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pewarta: Zul

0 Komentar