![]() |
| Foto: Kepala DPUPR Karawang, H. Rusman saat berbagi takjil. |
Nuansametro.com - Karawang | Memasuki hari ke-10 Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Karawang (DPUPR) menunjukkan komitmen kepedulian sosial dengan membagikan 1.000 paket takjil gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (28/2/2026) tersebut digelar di ruas Jalan Johar–Lamaran, salah satu jalur strategis di Kabupaten Karawang. Sejak menjelang waktu berbuka puasa, para pegawai DPUPR turun langsung membagikan takjil kepada pengendara dan warga sekitar yang melintas.
Kepala DPUPR Karawang, H. Rusman, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Karawang yang menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berbagi takjil kepada masyarakat sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditentukan.
“Hari ini Dinas PUPR Kabupaten Karawang membagikan 1.000 paket takjil gratis kepada masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas di Jalan Johar–Lamaran. Dengan kegiatan sederhana namun penuh makna ini, kami berharap dapat memberikan manfaat, menebar kebaikan, serta menghadirkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat Karawang,” ujarnya.
Aksi sosial ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Di tengah dinamika pembangunan dan pelayanan publik, kehadiran langsung aparatur di lapangan dinilai penting untuk membangun kedekatan emosional dan kepercayaan publik.
Rusman menambahkan, selama Ramadhan 1447 H, pihaknya telah menyiapkan sejumlah agenda sosial lainnya sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
“Semoga kegiatan sosial ini menjadi ladang amal bagi kita semua, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara Pemerintah Daerah dan masyarakat Karawang,” pungkasnya.
Kegiatan berbagi takjil ini pun mendapat respons positif dari warga. Selain membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba, kegiatan tersebut juga menjadi simbol bahwa pelayanan publik tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang kepedulian dan kebersamaan.
• Irfan

0 Komentar