![]() |
| Foto : Ketua DPP Gerakan Anti Narkotika Nusantara (GANN) Koordinator Wilayah Banten, David Hardson Sinagabariang. |
Nuansametro.com - Banten | Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ajang saling memaafkan, tetapi juga sebagai titik refleksi untuk memperkuat persatuan dan kepedulian sosial. Hal ini ditegaskan oleh Ketua DPP Gerakan Anti Narkotika Nusantara (GANN) Koordinator Wilayah Banten, David Hardson Sinagabariang.
Dalam pernyataannya, David menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh masyarakat sekaligus mengajak menjadikan hari kemenangan sebagai ruang mempererat silaturahmi.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan bangsa,” ujarnya.
Namun lebih dari sekadar seremonial, David menekankan bahwa Idul Fitri harus dimaknai sebagai titik balik untuk kembali pada nilai-nilai fitrah, termasuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Ia secara khusus menyoroti ancaman narkoba yang masih membayangi generasi muda. Menurutnya, perayaan Idul Fitri seharusnya juga menjadi pengingat kolektif untuk memperkuat komitmen melawan penyalahgunaan narkotika.
“Ini bukan hanya soal saling memaafkan, tetapi juga soal tanggung jawab bersama. Kita harus menjaga generasi muda dari bahaya narkoba demi masa depan bangsa yang sehat dan produktif,” tegasnya.
David menilai, peran masyarakat sangat krusial dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Ia mendorong adanya keterlibatan aktif semua elemen, mulai dari keluarga hingga komunitas, untuk saling mengawasi dan peduli.
Dengan semangat Idul Fitri, GANN Korwil Banten berharap lahir kesadaran baru di tengah masyarakat: bahwa menjaga persatuan dan melindungi generasi dari ancaman narkoba adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.
“Idul Fitri harus menjadi momentum kebangkitan, bukan hanya secara spiritual, tetapi juga sosial. Dari sini, kita bangun komitmen bersama untuk Indonesia yang lebih kuat dan bebas narkoba,” pungkasnya.
• Didi Prayudi

0 Komentar