![]() |
| Foto : Punggawa Band Rock NOEND |
Nuansametro.com - Karawang | Di tengah riuh distorsi gitar dan dentuman drum yang keras, band rock NOEND justru memilih menyuarakan sesuatu yang jauh lebih dalam dari sekadar musik: kemanusiaan.
Melalui single terbaru mereka,“TEJA KAMENAI (Teheran Jangan Kau Menangis)", NOEND menghadirkan karya yang lahir dari kegelisahan, empati, dan respons terhadap tragedi global.
Didirikan pada 2025, NOEND digawangi oleh Djibrut (vokal), Eka dan Andika “Dhekok” (gitar), Aditya (bass), serta Doyok (drum).
Berangkat dari kecintaan yang sama terhadap musik hard rock dan metal, mereka membangun identitas dengan karakter sound yang tegas, gelap, dan emosional.
Namun, “TEJA KAMENAI” bukan sekadar lagu keras ini adalah pernyataan sikap.
Lahir Dari Tragedi, Diselesaikan Dalam Dua Jam
Lagu ini terinspirasi dari tragedi kemanusiaan yang terjadi di Minab, Iran, di mana serangan bom menghantam sebuah sekolah putri dan menewaskan ratusan korban, termasuk anak-anak.
Peristiwa pemakaman massal pada 3 Maret 2026 menjadi titik emosional yang mengguncang Eka.
Dalam waktu hanya dua jam, lirik dan melodi dasar lagu ini tercipta. Proses tersebut kemudian diperdalam bersama Dhekok dan Djibrut, hingga akhirnya berkembang menjadi komposisi utuh yang penuh emosi, dengan nuansa D minor yang kelam dan menggigit.
Musik Sebagai Suara Perlawanan
“TEJA KAMENAI” bukan hanya tentang duka ini tentang perlawanan terhadap perang dan keserakahan. Liriknya tajam, langsung, dan tanpa kompromi:
“Semua itu karna ambisimu / Semua itu karna serakahmu / Semua itu karna kuasamu”
Di bagian reff, NOEND mengajak pendengar untuk bangkit dan bersuara:
“Serukanlah dan hentikan perang itu / Nyanyikanlah kedamaian nyata tuk selamanya”
Pesan ini diperkuat dengan dua versi bahasa Indonesia dan Inggris (“Tehran Don’t You Cry”) sebagai upaya menjangkau audiens global
Identitas NOEND: Musik dan Realitas Sosial
NOEND menegaskan bahwa musik mereka bukan hanya hiburan, melainkan refleksi realitas sosial. Isu kemanusiaan, dinamika anak muda, dan kondisi dunia menjadi bahan bakar utama kreativitas mereka.
Single ini juga menjadi bagian dari proyek EP yang tengah mereka siapkan di awal 2026, menandai fase baru perjalanan band setelah sempat vakum dan mengalami beberapa perubahan formasi.
Sudah Tersedia di Platform Digital
Diproduksi bersama eL RECORD Entertainment, “TEJA KAMENAI” resmi dirilis pada 16 Maret 2026 dan kini sudah dapat diakses di berbagai platform musik digital.
Dengan semangat solidaritas global, NOEND tidak hanya merilis lagu mereka mengirim pesan: bahwa di tengah konflik dan kehancuran, masih ada suara yang memilih untuk berdiri di sisi kemanusiaan.
NOEND telah berbicara. Pertanyaannya: apakah dunia mau mendengarkan? (***)


0 Komentar