Headline News

Semarak Imlek 2577 di Sukabumi, Harmoni Dalam Keberagaman Menggema Dari Jalan Pajagalan

Foto : Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 atau Tahun Naga Merah berlangsung meriah di Kota Sukabumi. (Istimewa)

Nuansametro.com - Sukabumi | Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 atau Tahun Naga Merah berlangsung meriah di Kota Sukabumi. Ribuan warga memadati kawasan kelenteng di Jalan Pajagalan pada 16–17 Februari 2026, bertepatan dengan puncak Hari Raya Imlek yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026.

Dentuman tambur dan gemulai atraksi barongsai menjadi pusat perhatian. Pertunjukan yang digelar setiap pagi selama rangkaian libur panjang Imlek, 14–17 Februari 2026, sukses menyedot antusiasme masyarakat lintas usia dan latar belakang. 

Tak sekadar hiburan, barongsai dipercaya membawa keberuntungan sekaligus mengusir energi negatif di awal tahun baru.

Mengusung tema “Harmoni dalam Keberagaman”, perayaan tahun ini tidak hanya menonjolkan tradisi budaya, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi rakyat. 

Bazar Kampung Naga yang digelar di area sekitar kelenteng menghadirkan 15 tenant UMKM dan pedagang kaki lima dengan beragam produk kuliner, kerajinan, hingga kebutuhan rumah tangga.

Anggota Panitia Bazar Kampung Naga, Darwis, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberi dampak langsung kepada masyarakat. 

“Kami ingin perayaan Imlek tidak hanya menjadi seremoni budaya, tetapi juga momentum kebangkitan ekonomi lokal. UMKM harus merasakan manfaatnya,” ujarnya di sela kegiatan.

Menurutnya, konsep Kampung Naga dipilih sebagai simbol semangat, kekuatan, dan keberuntungan yang identik dengan tahun ini. Namun lebih dari itu, semangat kebersamaan menjadi pesan utama yang ingin disampaikan.

 “Kami berharap perayaan ini semakin memperkuat hubungan antarumat beragama dan suku di Sukabumi. Tahun Naga Merah semoga membawa kemakmuran dan kedamaian bagi semua,” tambahnya.

Dukungan Pemerintah Kota Sukabumi dan berbagai komunitas lokal turut memperkuat penyelenggaraan acara. Kehadiran warga dari beragam latar belakang menunjukkan bahwa Imlek di Sukabumi bukan sekadar perayaan etnis tertentu, melainkan pesta kebudayaan yang inklusif.

Di tengah suasana penuh warna dan keceriaan, Imlek 2577 di Sukabumi menjadi penegas bahwa harmoni bukan sekadar slogan. Ia hidup dalam interaksi, dalam semangat berbagi ruang, dan dalam denyut ekonomi rakyat yang terus bergerak. 

Tahun Naga Merah pun disambut dengan harapan besar: keberuntungan, kemajuan, dan persatuan yang semakin kokoh di Kota Sukabumi.


• NP 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro