Headline News

Polres Karawang Dalami Dugaan Kelalaian dan Pihak Yang Arahkan Truk Kontainer ke Jalur Sempit

 

Foto : Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyita dua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.

Nuansametro.com - Karawang | Kecelakaan maut terjadi di wilayah hukum Polres Karawang setelah sebuah truk kontainer bernomor polisi B-9107-UEI terguling dan menimpa minibus Toyota T-1275-KN di Jalan Raya Tanggul Rawagabus, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Minggu (15/2) malam. 

Tiga orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tiga lainnya mengalami luka berat.

Peristiwa tragis itu terjadi di ruas jalan beton yang lurus namun menurun. Berdasarkan keterangan kepolisian, truk trailer bermuatan minyak goreng diduga kehilangan kendali saat melintasi turunan. 

Kendaraan besar tersebut kemudian terguling dan menimpa minibus yang datang dari arah Kondangjaya. Benturan keras membuat minibus ringsek parah, menjepit para penumpangnya yang diketahui merupakan satu keluarga.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan, menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. 

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan sopir truk untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Korban meninggal dunia masih dalam proses penyelidikan identitasnya. Korban luka telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif, sementara jenazah korban sudah dievakuasi,” ujarnya.

Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Sudirianto, mengungkapkan dugaan awal mengarah pada kurangnya kewaspadaan pengemudi saat melintasi jalan menurun. 

Meski cuaca dalam kondisi kering dan arus lalu lintas relatif sepi, truk diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan di jalur sempit tersebut.

Fakta lain yang mengemuka, Jalan Tanggul Rawagabus disebut bukan jalur yang diperuntukkan bagi kendaraan bertonase besar. Polisi menduga ada pihak yang mengarahkan truk masuk ke akses tersebut. 

“Kami masih mendalami apakah ada yang memandu atau mengarahkan kendaraan besar itu masuk ke jalan ini,” kata Sudirianto.

Sopir truk kini telah diamankan di Mapolres Karawang dan akan menjalani tes urine sebagai bagian dari prosedur penyelidikan. 

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyita dua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.

Proses evakuasi berlangsung dramatis selama lebih dari dua jam. Petugas dibantu warga sekitar berupaya mengeluarkan korban yang terjepit di dalam minibus. 

Pada Senin (16/2), Unit Gakkum Satlantas Polres Karawang kembali melakukan evakuasi lanjutan guna memastikan arus lalu lintas kembali normal dan mendukung penyelidikan lebih lanjut.

Tragedi ini kembali menjadi pengingat keras akan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, khususnya terkait pembatasan jalur kendaraan berat. Di balik angka korban, ada duka mendalam yang kini menyelimuti keluarga yang ditinggalkan.


• Irfan Sahab 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro