Headline News

Pergantian Korwilcambidik Banyusari Jadi Momentum Evaluasi dan Pemerataan Mutu Pendidikan

 

Foto : Serah terima jabatan (sertijab) Koordinator Wilayah (Korwil) Cabang Bidang Pendidikan (Cambidik) Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang.

Nuansametro.com - Banyusari | Serah terima jabatan (sertijab) Koordinator Wilayah (Korwil) Cabang Bidang Pendidikan (Cambidik) Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berlangsung khidmat pada Selasa (24/02/2026) di Kantor Cambidik Banyusari. 

Momentum ini menandai peralihan kepemimpinan dari H. Empu Saepudin, S.Pd kepada H. Suta, S.Pd, dalam rangka rotasi dan penyegaran tata kelola pendidikan di tingkat kecamatan.

Kegiatan tersebut dihadiri pengawas pendidikan, Ketua K3S, Ketua PGRI, serta para kepala sekolah se-Kecamatan Banyusari. Sertijab bukan sekadar agenda administratif, tetapi menjadi titik awal konsolidasi dan penguatan koordinasi antar satuan pendidikan.

Dalam rotasi tersebut, H. Empu Saepudin, S.Pd kembali menjalankan tugas di Korwil Cambidik Kecamatan Majalaya dan Telagasari. Sementara H. Suta, S.Pd kini dipercaya mengemban amanah sebagai Korwil Cambidik Kecamatan Jatisari sekaligus Banyusari. 

Penugasan yang mencakup dua wilayah kerja ini menjadi tantangan tersendiri, mengingat kompleksitas koordinasi lintas sekolah dan pembinaan tenaga pendidik yang membutuhkan perhatian intensif.

Usai sertijab, H. Suta menegaskan komitmennya untuk membangun kolaborasi yang solid dengan seluruh unsur pendidikan di Banyusari. 

Ia menilai komunikasi yang terbuka antara Korwil, kepala sekolah, dan guru menjadi kunci dalam menjaga serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Intinya saya ingin bisa bekerja bersama dengan seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik di Banyusari. Kita harus saling mendukung dalam menjalankan tugas pelayanan pendidikan,” ujarnya kepada awak media.

Selain menekankan pentingnya sinergi, H. Suta juga menyoroti wacana perubahan regulasi terkait jumlah Korwil pendidikan. Ia menyebut aturan baru tersebut telah tercantum dalam regulasi terbaru, meski waktu penerapannya belum dapat dipastikan.

“Peraturan baru memang sudah ada, tetapi kapan mulai diberlakukan belum bisa dipastikan. Kemungkinan setelah tahun ajaran baru,” jelasnya.

Jika diterapkan, kebijakan tersebut berpotensi berdampak pada sistem manajemen pendidikan di tingkat kecamatan, khususnya dalam pembagian wilayah koordinasi dan beban kerja Korwil.

Pergantian kepemimpinan ini sekaligus menjadi momentum evaluasi terhadap sejumlah persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah di Banyusari. 

Di antaranya pemerataan kualitas pendidikan antar sekolah, peningkatan kompetensi guru, penguatan manajemen sekolah, hingga optimalisasi pengawasan program pendidikan.

Peran Korwil Cambidik dinilai sangat strategis dalam memastikan kebijakan pendidikan berjalan efektif dan selaras dengan kebutuhan masyarakat. 

Dengan kepemimpinan baru, harapan pun menguat agar tata kelola pendidikan di Banyusari semakin adaptif, transparan, dan responsif terhadap dinamika zaman.

Sinergi antara Korwil, kepala sekolah, organisasi profesi guru, serta pemerintah daerah menjadi kunci utama. Publik kini menanti langkah konkret dan terobosan yang mampu membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan di Banyusari.


• NP 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro