![]() |
| Foto : Ketua PPA sekaligus Ketua RT 006/RW 08 Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Hj. Sri Mulyati |
Nuansametro.com - Tangerang Selatan | Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) setiap 9 Februari menjadi momentum refleksi penting bagi insan pers dan seluruh elemen bangsa. Ketua PPA sekaligus Ketua RT 006/RW 08 Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Hj. Sri Mulyati, menegaskan bahwa pers memiliki peran vital dalam menjaga kualitas demokrasi dan pembangunan di Indonesia.
Dalam keterangannya, Hj. Sri Mulyati menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jurnalis di Tanah Air yang terus bekerja di tengah berbagai tantangan, khususnya di era digital yang sarat disrupsi informasi.
“Atas nama pribadi dan warga RT 006/RW 08 Kelurahan Pondok Kacang Timur, saya mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers di Indonesia. Semoga pers semakin profesional, independen, dan konsisten menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta dapat dipercaya,” ujarnya.
Menurutnya, pers bukan sekadar penyampai informasi, melainkan pilar keempat demokrasi yang memiliki fungsi kontrol sosial. Pers berperan mengawal kebijakan publik, menyuarakan aspirasi masyarakat, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah.
Di tengah derasnya arus informasi digital, ia menyoroti meningkatnya tantangan yang dihadapi dunia jurnalistik, terutama maraknya hoaks dan disinformasi. Karena itu, ia menekankan pentingnya komitmen terhadap kode etik jurnalistik dan prinsip kebenaran.
“Peran pers sangat besar dalam menangkal berita bohong dan informasi yang menyesatkan. Integritas dan profesionalisme harus tetap menjadi fondasi utama dalam setiap pemberitaan,” tegasnya.
Sebagai Ketua RT dan Ketua PPA, Hj. Sri Mulyati juga berharap terjalin sinergi yang kuat antara pers dan masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan di tingkat lingkungan.
Ia menilai pemberitaan yang konstruktif dapat menjadi energi positif sekaligus alat kontrol demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.
Momentum Hari Pers Nasional, lanjutnya, harus menjadi pengingat bahwa kebebasan pers adalah pilar demokrasi yang harus dijaga bersama namun tetap dalam koridor tanggung jawab dan kepentingan publik.
“Pers adalah mitra strategis dalam pembangunan. Mari kita dukung keberadaannya sebagai penjaga demokrasi dan penyampai informasi yang mencerahkan,” pungkasnya.
(Didi Prayudi)

0 Komentar