Headline News

Kapolres Karawang Turun Langsung Bersihkan Sekolah dan Pulihkan Trauma Siswa Pasca Banjir

Foto : Kapolres Karawang AKBP Fiki N Ardiansyah bersama Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Karawang, turun langsung membersihkan sekolah sekaligus memberikan trauma healing kepada para siswa terdampak banjir, Jumat (6/2/2026).

Nuansametro.com - Karawang | Kepedulian terhadap dunia pendidikan pasca bencana ditunjukkan langsung oleh Kapolres Karawang AKBP Fiki N Ardiansyah. Bersama Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Karawang, ia turun langsung membersihkan sekolah sekaligus memberikan trauma healing kepada para siswa terdampak banjir, Jumat (6/2/2026).

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran aksi kemanusiaan tersebut adalah SMP Negeri 1 Telukjambe Barat, yang sebelumnya terendam banjir. 

Tanpa ragu, Kapolres bersama anggotanya bergotong royong membersihkan lumpur dan sampah yang menutupi halaman serta sejumlah fasilitas sekolah.

Kegiatan ini bertujuan mempercepat pemulihan sarana pendidikan agar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat segera kembali berjalan normal.

Namun aksi Polres Karawang tidak berhenti pada pembersihan fisik semata. Kapolres juga menyempatkan diri menyapa, berdialog, dan berinteraksi langsung dengan para siswa. 

Melalui pendekatan trauma healing, ia berupaya menenangkan serta memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang masih menyimpan ketakutan dan kecemasan akibat bencana banjir.

Melalui Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, Kapolres menegaskan bahwa pemulihan mental anak menjadi perhatian utama.

“Kami memastikan lingkungan sekolah cepat bersih dan aman untuk belajar. Namun yang tidak kalah penting, kondisi psikologis anak-anak juga harus dipulihkan. Mereka harus kembali ceria dan semangat belajar tanpa dibayangi trauma banjir,” ujar AKBP Fiki.

Sementara itu, pihak SMPN 1 Telukjambe Barat menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian dan kehadiran langsung Kapolres Karawang beserta jajarannya.

“Kegiatan ini sangat membanggakan dan memotivasi kami. Bapak Kapolres sendiri yang datang, membantu bersih-bersih, dan menghibur anak-anak. Ini sangat berarti bagi sekolah untuk bangkit lebih cepat,” ungkap perwakilan sekolah.

Aksi kemanusiaan tersebut diharapkan menjadi pemantik bagi berbagai elemen masyarakat, komunitas, dan instansi lainnya untuk bersama-sama bergerak memulihkan wilayah terdampak banjir, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga kesehatan mental warga, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.


• Irfan Sahab 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro