![]() |
| Foto : Seorang mahasiswa berinisial MA (19) menjadi korban serangan brutal di Gang RD Kian Santang, Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur. (Ist) |
Nuansametro.com - Karawang | Aksi begal kembali meneror warga Karawang. Seorang mahasiswa berinisial MA (19) menjadi korban serangan brutal di Gang RD Kian Santang, Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur, tepatnya di belakang kawasan Technomart Galuh Mas, Selasa (malam) sekitar pukul 20.00 WIB.
Korban mengalami luka serius di bagian leher depan dan belakang akibat sabetan senjata tajam. Selain melukai korban, pelaku juga merampas sepeda motor, dompet, serta telepon genggam milik MA sebelum melarikan diri.
Saat ini MA masih menjalani perawatan intensif di RSUD Karawang. Kondisinya dilaporkan lemah dan belum mampu memberikan keterangan lengkap kepada penyidik.
Pihak keluarga mengaku belum mengetahui secara pasti kronologi kejadian. Nia, bibi korban, mengatakan informasi pertama kali diterima dari kerabat di Karawang.
“Kami dapat kabar dari saudara kalau MA ditemukan sudah dalam kondisi terluka di jalan. Lukanya cukup serius di bagian leher. Sampai sekarang anaknya juga belum bisa merespons dengan jelas,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan warga dalam kondisi bersimbah darah di lokasi kejadian saat situasi jalan tengah sepi.
Peristiwa berdarah ini pun sempat viral di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat, terutama karena lokasi kejadian berada di kawasan yang dikenal cukup ramai aktivitas.
Keluarga korban mendesak aparat kepolisian bergerak cepat memburu pelaku. Mereka berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Kami berharap pelakunya segera ditangkap dan diproses sesuai hukum, supaya tidak ada lagi korban seperti ini,” tegas Nia.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N Ardiansyah melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan menyatakan pihaknya telah turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.
“Petugas masih melakukan penyelidikan. Korban saat ini masih dirawat di RSUD Karawang,” ujar Cep Wildan.
Kasus ini kembali menambah daftar kejahatan jalanan yang meresahkan warga Karawang. Aparat kepolisian dituntut tidak hanya mengungkap pelaku, tetapi juga memastikan keamanan di titik-titik rawan agar masyarakat dapat beraktivitas tanpa dihantui rasa takut.
• NP

0 Komentar