Headline News

Kontroversi Vendor Satpam di RSUD Karawang, Masyarakat Desak Evaluasi Garda 29

Foto : Rusman Boy, tokoh masyarakat Desa Sukaharja

Nuansametro.com - Karawang| Pemilihan PT. Garda 29 sebagai pemenang lelang pengadaan tenaga Satuan Pengamanan (Satpam) di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang memunculkan kontroversi di kalangan masyarakat.

Rusman Boy, tokoh masyarakat Desa Sukaharja, menyoroti kinerja Garda 29 selama menjadi vendor Satpam di RSUD Karawang sepanjang 2024. 

Menurutnya, Garda 29 diduga melakukan sejumlah pelanggaran profesionalitas, termasuk manipulasi data jumlah personel Satpam.

“Di lapangan, jumlah Satpam yang bertugas hanya 28 orang, terbagi dalam 3 grup masing-masing grup berjumlah 8 orang, dengan 4 orang non-shift. Namun pihak Garda 29 melaporkan ke manajemen RSUD Karawang sebanyak 40 orang. Ini kesalahan fatal yang sangat merugikan pihak rumah sakit,” ujar Boy saat ditemui awak media di kantin RSUD Karawang, Senin (12/1/2026).

Selain itu, Boy menambahkan, beberapa Satpam mendapatkan informasi adanya penurunan gaji tanpa pembaruan kontrak. 

“Awal Januari 2025, gaji mereka sesuai kontrak Rp 3.500.000 per bulan. Namun pada Maret 2025, gaji turun menjadi Rp 3.200.000, ditambah pemotongan Rp 300.000 per bulan. Ini jelas melanggar profesionalitas hubungan ketenagakerjaan,” tegas Boy.

Boy mendesak manajemen RSUD Karawang untuk segera mengevaluasi Garda 29 sebagai vendor Satpam, mengembalikan potongan gaji Rp 300.000 per bulan kepada masing-masing anggota, dan melakukan lelang ulang pengadaan Satpam. Menurutnya, vendor baru harus bersih, profesional, dan transparan.

Tak hanya itu, Boy berharap DPRD Karawang turun tangan untuk mengatasi polemik ini dan membantu para Satpam mendapatkan hak-haknya yang terpotong.

“Manajemen rumah sakit harus memastikan pengadaan Satpam berjalan adil dan transparan. Para Satpam tidak boleh dirugikan oleh kesalahan vendor,” pungkasnya.

Sementara itu pihak vendor yang di wakili Sandra enggan memberikan tanggapan saat ditemui nuansametro.com terkait polemik yang terjadi.


• Irfan 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro