Headline News

Ketua Karang Taruna Pangkalan Murka, Bongkahan Cor Jalan Diduga Diperjualbelikan Oknum

Foto : bongkahan cor (bobokan) Jalan Badami–Loji di Desa Cintaasih, Kecamatan Pangkalan.

Nuansametro.com - Karawang | Ketua Karang Taruna Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Legianto S.H., angkat bicara terkait dugaan adanya oknum yang mencatut nama pengurus Karang Taruna desa untuk memperjualbelikan bongkahan cor (bobokan) Jalan Badami–Loji di Desa Cintaasih, Kecamatan Pangkalan.

Pernyataan keras tersebut disampaikan Legianto kepada media melalui pesan WhatsApp pada Minggu, 19 Januari 2026. Ia mengaku sangat geram dan mengecam keras perbuatan tersebut karena dinilai mencoreng nama baik organisasi kepemudaan yang selama ini dijaga marwah dan kepercayaannya di tengah masyarakat.

“Ini sangat mengecewakan dan memalukan. Bongkahan cor jalan itu diduga dijual kepada perorangan oleh oknum yang mengatasnamakan pengurus Karang Taruna desa. Terus terang kami sangat geram setelah mendengar informasi ini,” tegas Legianto.

Legianto menegaskan, Karang Taruna Kecamatan Pangkalan tidak pernah memberikan izin, rekomendasi, ataupun restu kepada siapa pun untuk memperjualbelikan material bongkahan cor jalan tersebut. 

Ia memastikan bahwa tindakan tersebut bukan kebijakan organisasi, melainkan ulah oknum tidak bertanggung jawab.

“Kami tegaskan, Karang Taruna Kecamatan Pangkalan sama sekali tidak pernah terlibat. Ini murni tindakan oknum,” ujarnya.

Lebih lanjut, Legianto menyampaikan pihaknya akan menelusuri kebenaran informasi tersebut secara mendalam. Bahkan, Karang Taruna Kecamatan Pangkalan membuka peluang untuk berkoordinasi dengan pihak desa, kecamatan, hingga aparat penegak hukum apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum.

Foto: Ketua Karang Taruna Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Legianto S.H.

“Kami tidak ingin nama Karang Taruna dijadikan alat untuk kepentingan pribadi. Jika terbukti, kami tidak akan ragu menjatuhkan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,” katanya dengan nada serius.

Ia berharap kasus ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun agar tidak menyalahgunakan nama organisasi, terlebih organisasi kepemudaan yang memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial dan kemasyarakatan.

“Karang Taruna harus tetap menjadi wadah pemuda yang positif, bersih, dan bertanggung jawab. Kepercayaan masyarakat adalah hal yang tidak boleh dikorbankan demi keuntungan pribadi,” pungkasnya.


• Kojek

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro